Satpol PP Kota Bogor Siapkan Kampung Trantibum di Ciluar Jadi Percontohan

BOGORONLINE.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menyiapkan salah satu RW di Kelurahan Cilendek sebagai Kampung Trantibum. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi RW percontohan dalam penerapan ketertiban dan ketenteraman umum dengan melibatkan warga secara aktif.

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Pupung W Purnama, mengatakan pembinaan masyarakat di wilayah tersebut telah berlangsung selama sekitar satu bulan. Program itu diarahkan untuk membangun kesadaran warga agar ikut menjaga ketertiban di lingkungan tempat tinggalnya.

“Targetnya, kita akan menjadikan RW tersebut jadi RW percontohan, di mana semua warga ikut terlibat, berpartisipasi aktif menjaga trantibum di lingkungannya,” kata Pupung, Jumat (15/8/2026).

Menurut Pupung, warga bersama pengurus RT dan RW mendapatkan pembinaan mengenai regulasi ketertiban umum. Materi tersebut diberikan agar masyarakat memahami aturan sekaligus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam menjaga ketenteraman lingkungan.

“Diberikan pelatihan, pembinaan, diedukasi terkait regulasi dan bagaimana mereka bisa berpartisipasi aktif menjaga ketertiban dan ketenteraman di lingkungannya,” ujarnya.

Pupung menjelaskan, Kampung Trantibum di Cilendek menjadi program percontohan yang digarap Satpol PP Kota Bogor pada tahun ini. Jika pelaksanaannya berhasil, konsep tersebut diharapkan dapat diterapkan di wilayah lain.

“Mudah-mudahan ini bisa berhasil. Ketika berhasil, semua RW akan benchmark ke sana untuk menjadi percontohan,” tuturnya.

Satpol PP Kota Bogor belum melakukan peluncuran resmi program tersebut karena saat ini masih berada dalam tahap pembinaan. Setelah seluruh persiapan selesai dan program dinilai berjalan optimal, pihaknya berencana menggelar peluncuran di lokasi.

“Nanti ketika sudah berjalan, sudah terbentuk, kita akan undang media untuk launching di sana. Ini masih proses pembinaan,” ungkap Pupung.

Selain menjadi model penerapan ketertiban berbasis masyarakat, program Kampung Trantibum juga berpeluang dikembangkan menjadi kompetisi antarkampung. Pupung menyebut konsep tersebut dapat diarahkan seperti lomba ronda yang selama ini dikenal masyarakat.

“Ya betul. Nanti rencana ke depannya bisa jadi seperti itu,” pungkasnya.

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketertiban lingkungan, tetapi juga memperkuat peran masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan suasana yang aman dan tenteram di tingkat RW.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *