Zankore by Indosat Bangun Infrastruktur AI NVIDIA 100 MW

BOGORONLINE.com — Zankore by Indosat memperkuat pembangunan infrastruktur komputasi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia dan Asia Tenggara melalui pengembangan platform AI cloud berbasis teknologi NVIDIA.

Pada tahap awal, infrastruktur tersebut dirancang memiliki kapasitas komputasi sebesar 100 megawatt (MW). Pengembangan ini ditujukan untuk memperluas akses terhadap komputasi AI berperforma tinggi bagi perusahaan, korporasi, startup, developer, hingga berbagai institusi di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Pengembangan infrastruktur tersebut juga diperkuat fasilitas pinjaman berjangka senior (senior term loan facility) senilai US$3,1 miliar. Pendanaan ini melibatkan konsorsium lembaga keuangan regional dan internasional untuk mendukung pengembangan serta penerapan infrastruktur AI dan GPU cloud generasi berikutnya.

Direktur dan Chairman Zankore by Indosat, Vikram Sinha, mengatakan perkembangan AI membuka peluang besar bagi Indonesia dan Asia Tenggara. Menurutnya, tantangan ke depan bukan hanya mengenai adopsi AI, tetapi juga kesiapan infrastruktur untuk menopang pertumbuhan teknologi tersebut.

“Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar apakah kita akan mengadopsi AI, melainkan kemampuan membangun infrastruktur yang mendorong wilayah ini menjadi bagian dari masa depan AI,” kata Vikram di Jakarta, 9 September 2026.

Ia menambahkan, dukungan NVIDIA menjadi bagian penting dalam pembangunan fondasi komputasi AI yang dibutuhkan untuk mengembangkan berbagai aplikasi dan layanan berbasis AI.

“Dengan dukungan NVIDIA, Zankore by Indosat tengah membangun fondasi komputasi AI tingkat lanjut yang dibutuhkan untuk membantu mengubah peluang tersebut menjadi nyata,” ungkapnya.

Platform AI cloud Zankore by Indosat dibangun menggunakan teknologi komputasi AI full-stack NVIDIA. Infrastruktur tersebut akan dilengkapi kluster GPU berkinerja tinggi yang ditujukan untuk kebutuhan pelatihan (training) dan inferensi AI.

Kapasitas tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengembangan model, fine-tuning, hingga menjalankan inferensi dalam skala besar. Infrastruktur ini juga dipersiapkan untuk mendukung beban kerja AI modern, termasuk pengembangan aplikasi agentic AI.

Dengan infrastruktur tersebut, Zankore by Indosat menargetkan korporasi, startup, developer, dan institusi dapat membangun, menerapkan, serta memperluas penggunaan teknologi AI dengan dukungan kapasitas komputasi dari Indonesia.

Pengembangan infrastruktur AI di dalam negeri dinilai penting untuk memperkuat ekosistem inovasi lokal. Infrastruktur yang tersedia lebih dekat dengan data, pengguna, dan industri Indonesia diharapkan dapat membantu mempercepat pengembangan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan pasar domestik.

Di sisi lain, kapasitas tersebut juga diproyeksikan dapat melayani peningkatan kebutuhan komputasi AI di kawasan Asia Tenggara.

Fasilitas pinjaman senilai US$3,1 miliar menjadi salah satu bagian penting dalam rencana pengembangan Zankore by Indosat. Pendanaan tersebut akan digunakan untuk mendukung pengadaan dan penerapan infrastruktur GPU NVIDIA tingkat lanjut.

Kesepakatan pembiayaan itu disebut menjadi salah satu transaksi pendanaan infrastruktur AI terbesar di Asia. Dalam transaksi tersebut, Citi bertindak sebagai penasihat utang eksklusif untuk fasilitas pinjaman berjangka senior tersebut.

Citi, ING, Natixis, Qatar National Bank (QNB) Group, dan United Overseas Bank (UOB) bertindak sebagai senior mandated lead arrangers, underwriters, and bookrunners (SMLAUBs).

Head of Investment Banking Asia Pasifik di Citi, Kaustubh Kulkarni, mengatakan pendanaan tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan modal untuk membangun infrastruktur AI generasi berikutnya.

“Pembiayaan bersejarah ini menunjukkan skala modal dan kolaborasi yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur AI generasi berikutnya,” ujar Kaustubh.

Menurutnya, Citi mendukung Indosat Ooredoo Hutchison dalam proses pendirian Zankore by Indosat hingga tahap pendanaan.

Sementara itu, Head of Wholesale Banking Asia Pasifik di ING, Uday Sareen, menyebut transaksi tersebut sebagai pencapaian penting dalam pendanaan infrastruktur komputasi AI di pasar pinjaman sindikasi Asia-Pasifik.

“Langkah ini menandai pencapaian penting dalam pendanaan infrastruktur komputasi AI di pasar pinjaman sindikasi APAC,” katanya.

Head of Global Trade Asia Pasifik di Natixis CIB, Olivier Menard, menilai perkembangan komputasi AI membutuhkan pendekatan pembiayaan baru karena sektor tersebut menjadi kelas aset yang berkembang.

“Komputasi AI merupakan kelas aset baru yang membutuhkan solusi keuangan inovatif, seperti pendanaan monumental untuk Zankore by Indosat ini,” ujarnya.

Dari QNB, Senior Executive Vice President, Group Corporate and Institutional Banking, Khalid A. Al-Sada, mengatakan Zankore by Indosat menjadi bagian penting dalam perkembangan infrastruktur AI di Asia Tenggara.

“Zankore by Indosat merupakan tonggak penting dalam perkembangan lanskap infrastruktur AI di Asia Tenggara dan menunjukkan skala investasi yang diperlukan untuk membangun kapasitas komputasi yang akan menopang tahap berikutnya dari pertumbuhan digital kawasan,” kata Khalid.

Adapun Managing Director dan Head of Group Investment Banking UOB, Samuel Tan, menilai pertumbuhan ekonomi AI tidak hanya ditentukan oleh inovasi teknologi, tetapi juga kesiapan infrastruktur.

“Ekonomi AI tidak hanya akan dibentuk oleh terobosan teknologi, tetapi juga oleh infrastruktur yang memungkinkan lahirnya inovasi berskala besar,” ujarnya.

Pengembangan Zankore by Indosat sebelumnya diumumkan pada 6 Agustus 2026 melalui kolaborasi bersama Ooredoo Group, Indosat Ooredoo Hutchison, NVIDIA, dan Nokia.

Dalam rencana jangka panjangnya, Zankore by Indosat menargetkan pembangunan platform infrastruktur AI dengan kapasitas hingga 1 gigawatt (GW) NVIDIA DSX AI Factory.

Perusahaan juga menargetkan sekitar 200 MW kapasitas awal pada paruh pertama 2027. Dana dari fasilitas utang tersebut akan mendukung pengadaan dan penerapan GPU NVIDIA untuk merealisasikan rencana tersebut.

Pengembangan infrastruktur dilakukan secara bertahap dengan fokus pada penguatan fasilitas, ekosistem komersial, dan kemampuan operasional.

Zankore by Indosat menyatakan kapasitas komputasi tersebut akan menjadi fondasi untuk menyediakan layanan AI berbasis cloud sekaligus memenuhi pertumbuhan kebutuhan komputasi AI di Indonesia dan Asia Tenggara.

Dengan dukungan pendanaan dan teknologi NVIDIA, perusahaan menargetkan pembangunan kapasitas komputasi AI berskala besar yang dapat mendukung perkembangan ekosistem digital serta memperluas peran Indonesia dalam ekonomi AI kawasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *