bogorOnline.com-GUNUNG PUTRI
Kecamatan Gunung Putri dan Desa Cikeas Udik Gerak cepat (Gercep) tinjau
pengurugan jalan rusak Kampung Tlajung, RT02/11, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pasca demo puluhan warga kemarin.
Camat Gunung Putri Kurnia Indra mengatakan, hari ini pihaknya sengaja data ke lokasi bersama Kades, UPT Jalan dan jembatan Cileungsi. Guna melihat dan melakukan tindakan berupa pengurugan jalan yang kemarin diprotes warganya. Dimana masih ia menjelaskan,
pihaknya sudah menyampaikan kepada masyarakat. Bahwa tahun ini ruas jalan Bojong Nangka Cikeas yang rusak, sudah dianggarkan dan akan dibangun perkiraan pada Juni dan Juli. Akan tetapi
kemarin ada aksi unjuk rasa dari warga dan tidak menjadi masalah. Karena peristiwa tersebut adalah bagian dari penyampaian aspirasi. Sehingga pihakanya bisa melakukan langkah, dengan cara bersurat baik itu kecamatan maupun desa ke dinas terkait.
“Dimana instansi terkait langsung merespon dengan penangan ssmentara sampai ada pembangunan tahun ini,” ujar
Eeng sapaan akrabnya saat ditemui bogorOnline.com di lokasi Rabu (21/02/24).
Lanjut Kapala Desa (Kades) Cikeas Udik Miftahul Falah menambahkan, pihaknya sebagai Kades meminta maaf dalam aksi yang dilakukna oleh warganya sempat terjadi kesalahpahaman. Membuat sedikit gegaduhan dalam demo kemarin. Lantaran akses jalan ini sangat ramai dan strategis antara Jakarta, Bekasi, Cibinong, dan Citeureup.
“Mohon maaf saya tidak hadir kemarin karena ada kegiatan. Kami juga sudah berupaya agar perbaikan sarana infrastruktur diwilayah kami segera terlaksana,” tambahnya.(rul)





