Optimis Fahriza untuk Peduli Terhadap Sesama di Tengah Kesibukan Kuliah

Headline, Sosok910 views

Seorang mahasiswa identik dengan kehidupan kuliah yang sangat padat akan berbagai kegiatan praktikum maupun organisasi yang tidak kenal akan waktu istirahat. Tetapi, masih ada juga mahasiswa yang hanya menghabiskan masa kuliah nya dengan bermain-main dan menyibukkan diri dengan hal yang tidak bermanfaat.

Pemberdayaan masyarakat terlebih dalam bidang pendidikan masih terbilang masih minim diantara kita. Bagaimana tidak, kita sering melihat bahwa anak-anak di usia kecil sudah bekerja untuk meneruskan hidupnya, seperti berjualan, mengemis, dan lain sebagainya. Itu membuat keprihatinan bagi seorang Fahriza Rifalsyah atau yang kerap dipanggil Fahriza ini adalah sosok yang memiliki peran penting dalam pengembangan pemberdayaan keterampilan masyarakat. Dia adalah anggota dari komunitas Terminal Hujan yang dimana ini adalah salah satu komunitas yang bergerak pada bidang pendidikan untuk memberdayakan anak-anak sekitar di kota Bogor yang ingin mendapatkan akses pendidikan lebih. Saat ini Fahriza sedang menjalani Pendidikan D4 nya di Sekolah Vokasi IPB University dengan program studi Komunikasi Digital & Media dan Fahriza bergabung ke Terminal Hujan pada Tahun 2022.

Bergabungnya Fahriza dengan komunitas ini adalah karena dia memiliki interest dengan yang namanya pemberdayaan masyarakat untuk menebar kebermanfaatan kepada masyarakat mulai dari bidang religi maupun bidang universal. Awal mula Fahriza menyukai dan sering mengikuti berbagai komunitas adalah disaat dia menginjak jenjang menengah atas yang di mana pada saat SMA dia tergabung dalam Organisasi OSIS dan ROHIS. Awal mulanya di mana rohis ini terintegrasi dengan sebuah yayasan bernama Gerakan Berkarya yang di mana yayasan ini adalah yayasan yang aktif dalam melakukan pemberdayaan pada masyarakat khususnya dalam bidang religi. Tidak hanya itu, dia juga mengikuti beberapa komunitas lainnya yaitu youthand.id. Hal tersebut yang membuat dia memiliki kesukaan dengan bergabung dalam organisasi maupun komunitas, apalagi yang namanya pemberdayaan masyarakat karena dia tahu kebaikan yang dimiliki tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bermanfaat untuk orang lain.

Sampai akhirnya, di masa perkuliahan dia tetap ingin menyukai pada pemberdayaan masyarakat untuk mengisi waktu luang di sela perkuliahan yang di mana saat kuliah dia bergabung pada yang namanya Terminal Hujan. Terminal Hujan ini merupakan sebuah yayasan yang bergerak pada bidang pendidikan untuk memberdayakan anak-anak sekitar di kota Bogor yang ingin mendapatkan akses pendidikan lebih. Sehingga di Terminal Hujan inilah dia akhirnya memiliki satu cita-cita dan harapan yang besar untuk membuat sebuah komunitas yang bisa bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan bisa bermanfaat untuk masa depan bangsa.

Selain mengikuti organisasi dan komunitas, dalam pengembangan skill dan kreatifitas Fahriza juga berkompetitif pada sebuah perlombaan dimana awal dia memiliki minat dan mengikuti lomba mulai dari SMP dimulai dengan perlombaan keprramukaan, lalu saat SMA beralih bidang menjadi lomba-lomba yang ke bidang akademik dan juga pada public speaking misalkan pada saat itu dia mengikuti lomba debat. Lalu, dia juga pernah untuk mengikuti lomba olimpiade ekonomi siswa tingkat nasional untuk mewakili sekolah namun memang sayangnya belum mendapatkan hasil yang baik. Akan tetapi, motivasi dia untuk mengikuti lomba tidak hanya sampai di situ, bahkan sampai saat ingin lulus SMA pun mengikuti beberapa lomba seperti lomba ekonomi serta lomba kepemimpinan yang diadakan oleh IPB University yaitu namanya FALP atau yang disebut dengan Future Agile Leader Program. Sebenarnya walaupun banyak untuk mengikuti lomba di SMA, banyak pula kegagalan-kegagalan yang datang pada diri Fahriza. Dari banyaknya lomba yang diikuti Fahriza, hanya beberapa yang berhasil dengan memenangkan dua penghargaan saja. Namun hal itu tidak menghentikan langkah dia untuk terus belajar, mencari dan mengikuti lomba pada saat di perkuliahan. Sampai akhirnya di perkuliahan bertemu dengan teman-teman yang relevan untuk mengikuti beberapa perlombaan dan sekarang memang sudah proses dalam perlombaan program kreativitas mahasiswa. Tidak hanya itu, dia juga mengikuti beberapa kompetisi seperti perlombaan konten kreator dan juga program mahasiswa wirausaha dari IPB University sendiri.

Fahriza memegang satu prinsip untuk tetap ada di dalam hidup dirinya dimana bahwa “untuk berkembang setiap harinya paling tidak aku mendapatkan satu dari tiga hal ini, yaitu uang, ilmu atau relasi.” kata Fahriza dalam wawancara kami. Hal inilah yang akhirnya menjadi prinsip dia untuk terus menjalani kehidupan sehari-hari bahwa dia yakin dengan Fahriza mendapatkan satu dari tiga tersebut maka akan ada perkembangan yang positif dalam hidupnya. Banyak visi serta planning dari Fahriza untuk ke depannya yang telah dia rencanakan dan mengikuti lomba adalah salah satu langkah untuk mencapai akhir dari sebuah visi yang telah ditetapkan oleh seorang Fahriza.

Seperti yang dia sudah sampaikan bahwa banyaknya kompetisi yang dia ikuti bukan berarti banyak juga penghargaan yang dia dapatkan. Fahriza mungkin hanya mendapatkan prestasi yang sedikit tidak terlalu banyak yang bahkan untuk tingkat nasionalnya pun hanya beberapa saja bahwa dia hanya pernah menjadi pesawat terbaik dalam lomba cipta puisi tingkat nasional. Selain itu pula dia pernah meraih perunggu dalam olimpiade siswa nasional yang diadakan oleh beberapa instansi secara online. Untuk prestasi yang memang pada lingkup IPB adalah dia pernah menjuarai juara 3 lomba Pitch Deck Challenge. Memang tidak banyak yang dia raih dalam banyaknya kompetisi yang dia ikuti, dia selalu yakin bahwa penghargaan bukan hadir dari bagaimana kita memenangkan lomba tersebut, tetapi hadir dari bagaimana kita belajar dari perlombaan tersebut karena dia yakin yang terpenting bukanlah sebuah hadiah, bukanlah sebuah penghargaan atau sebuah reward tapi yang terpenting adalah pelajaran hidup yang kita dapatkan ketika kita melangkah dalam sebuah progres.

Tujuan utama Fahriza untuk mengikuti sebuah komunitas ataupun lomba bahwa sebenarnya dia adalah orang yang tidak bisa kalau tidak melakukan satu hal. Jadi harus ada sesuatu yang memang harus dirinya kerjakan. Sebenarnya kalau mau diuraikan untuk komunitas sendiri, dia ingin bahwa dirinya ini tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri atau dalam lingkup keluarga saja, tetapi dia ingin bahwa dirinya ini bisa bermanfaat untuk orang banyak karena Fahriza diciptakan bukan untuk diri sendiri bukan untuk kesuksesan sendiri tetapi untuk kesuksesan orang banyak. Tujuan dia untuk mengikuti lomba adalah lebih ke arah dia ingin mencari sebuah pembelajaran hidup Apa yang sudah dia dapatkan ketika dia berprogres dalam mengikuti lomba karena mengikuti lomba itu bukan tentang kita harus mendapatkan sebuah penghargaan dari lomba tersebut tetapi bagaimana dia bisa berkembang untuk hidupnya yang di mana perkembangan tersebut dia dapatkan dari pelajaran hidup yang berasal dari perlombaan.

Fahriza selalu amaze dengan kata-kata yang dilontarkan oleh kak Azzahra Putri Santi yang merupakan seorang mahasiswa berprestasi dari IPB University dimana ia selalu mengatakan bahwa “menjadi orang hebat saja tidak cukup jadilah orang hebat yang bermanfaat.”, sehingga dia mengharapkan bahwa makin banyak orang yang memang aware dengan sekelilingnya yang makin banyak orang utamanya aware terhadap diri sendiri dulu untuk bisa mencapai visinya di kemudian hari sehingga jika memang mereka sudah mempunyai visinya untuk di kemudian hari dia harap mereka dapat melibatkan orang-orang sekitarnya untuk dapat mereka bantu.

Dari Fahriza kita dapat belajar bahwa dengan passion, kesabaran, keyakinan diri, dan rasa tanggungjawab, kita dapat mencapai tujuan besar dalam kehidupan kita, baik dalam pengembangan pribadi maupun kepemimpinan. Selamat kepada Fahriza Rifalsyah atas pencapaian dan inspirasinya!

Oleh : Zidane Ahmad Al Fawzan Haq
(Mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *