Riedl Prioritaskan Latih Indonesia Dibanding Negara Lain

JAKARTA- Alfred Riedl memprioritaskan terus melalih Timnas Indonesia, meski dia mengaku telah mendapat tawaran melatih dari negara lain.

Masa depan Riedl bersama Skuad Merah Putih masih tanda tanya setelah kegagalan di Piala AFF 2016. PSSI sebelumnya mengatakan masa depan Riedl akan ditentukan pada Kongres tahunan, Januari 2017.

Riedl mengaku menyerahkan sepenuhnya masa depan bersama Timnas Indonesia kepada PSSI. Pelatih 67 tahun itu tetap memprioritaskan bertahan bersama Timnas Indonesia, meski mengaku sudah mendapat tawaran dari negara lain.

“Saya tidak 100 persen memutuskan pensiun. Saya menunggu keputusan PSSI, mereka yang akan berbicara lebih dulu. Ada sejumlah tawaran dari negara lain,” ujar Riedl dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (20/12).

Riedl sendiri usai kekalahan 0-2 dari Thailand pada final leg kedua di Bangkok, Sabtu (17/12), mengatakan membuka peluang untuk semua opsi. Riedl juga siap menerima tawaran melatih sebuah klub.

“Saya masih membuka peluang untuk berkarier di negara lain, baik di klub maupun timnas negara lain,” kata Riedl.

Riedl mengalami kegagalan ketiga di final
AFF. Bersama Indonesia, Riedl sudah gagal dua kali di final Piala AFF 2010 dan 2016. Sementara bersama timnas Vietnam, Riedl gagal di final Piala AFF 1998. (cex/cnn)