Presidium Botim Matisuri

Jonggol, bogoronline.com-Keinginan masyarakat Bogor Timur (Botim) memisahkan diri dari Kabupaten Bogor, terus bergulir. Masyarakat antusias ingin memisahkan diri demi suatu perubahan.

Tujuh kecamatan yakni Kecamatan Cileungsi, Gunungputri, Klapanunggal, Jonggol, Cariu, Sukamakmur dan Tanjungsari melalui perwakilan sepakat untuk memisahkan diri. Ketujuh kecamatan lantas membentuk Presidium Bogor Timur (Botim) sebagai wadah perjuangan.

Namun disayangkan, setelah memasuki tahun ke dua, Presidium Botim mulai melempem alias tidak bertenaga. Bahkan ada yang menilai, Presidium Botim telah matisuri.

“Presidium pemekaran Botim sudah tidak punya tenaga lagi, bahkan sudah matisuri. Itu karena semua mementingkan diri sendiri, tidak ada lagi perjuangan seperti dulu,” kata Ketua 7 Presidium Botim Dedi Ruslan kepada bogoronline.com, Sabtu (16/4) di Jonggol.

Menurut dia, matisurinya presidium dalam perjuangan membentuk Daerah Otonomi Baru (DOB) karena tidak ada lagi soliditas dalam kepengurusan. Para pengurus lebih mementingkan diri sendiri dari pada perjuangan.

Setiap person jalan sendiri-sendiri sesuai keinginan dan kepentingan masing-masing. Sehingga setiap kegiatan tidak terkordinir lagi bahkan tidak pernah diberitahu kebawah terutama kepada koordinator kecamatan (korcam) dan koordinator desa (kordes).

“Setiap melakukan kegiatan tidak pernah direncanakan, tapi semua mendadak. Sehingga pengurus di tingkat bawah seperti korcam dan kordes banyak yang tidak mengetahui” pungkasnya. (Soeft/JanG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *