Kota Bogor – bogorOnline.com
Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B) akan meluncurkan sebuah buku berjudul “MEMBACA PETA SENI RUPA BOGOR”. Buku ini disusun oleh seniman sekaligus pemerhati Seni Rupa Bogor, Yana Wiyatna Sutjipto dan Rifky Setiadi.
Yana Wiyatna mengatakan buku yang berisikan rekam jejak dan eksistensi 27 perupa Bogor dari masa ke masa ini dalam penyusunannya memakan waktu cukup panjang. Selama satu tahun dirinya bersama Rifky melakukan penelitian dan menelisik keseharian para perupa Bogor.
“Alhamdulillah akhirnya rampung juga. Kami lakukan penelitian dan penelusuran serta menelisik kehidupan keseharian para perupa. Terutama yang berkaitan dengan eksistensi dan rekam jejak mereka para perupa Bogor,” kata Yana kepada awak media, baru-baru ini.
Tahap awal, lanjut Yana, buku tersebut akan mencetak sebanyak 50 eksemplar untuk diberikan secara cuma-cuma kepada 27 perupa yang tertulis didalamnya. Disamping itu kepada para perupa lain dan pihak terkait yang erat korelasinya dengan kesenirupaan di Bogor.
Setelah itu, pihaknya akan mencetak buku untuk dipasarkan ke masyarakat luas. “Kedepan kita juga akan cetak untuk dijual secara umum agar masyarakat pun bisa lebih mengetahui pertumbuhan, serta menggiring mereka untuk dapat mengapresiasi perkembangan kesenirupaan di Bogor,” ucapnya.
Dijelaskan olehnya, buku ini akan diluncurkan bertepatan dengan pameran 27 perupa Bogor pada 5, 6 dan 7 Agustus 2019 mendatang dengan mengusung tema besar ‘RIUNG RUPA 2019’. “Selain pameran, kita jiga adakan saresehan seni rupa,” kata Yana.
Yana juga mengatakan di dalam buku ini selain menceritakan keseharian dan eksistensi perupa, terdapat makalah yang salahsatunya ditulis seniman sekaligus Dosen Jurusan Desain Produk Universitas Trisakti Jakarta, Gihon Nugrahadi.
“Dan buku ini diharapkan bisa di-update setiap tahun. Agar perkembangan kesenirupaan di Kota Bogor akan lebih terlihat dan dapat diketahui oleh masyarakat luas,” imbuh Yana. (HRS/*)





