Kapolda Jabar Cek Pengamanan Natal di Geraja Katedral

Kota Bogor – bogorOnline.com

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi melakukan pengecekan ke sejumlah Gereja di wilayah hukumnya. Salah satunya, Gereja Katedral yang berlokasi di Jalan Kapten Muslihat, Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor. Pengecekan dilakukan untuk memastikan keamanan bagi umat kristen yang akan merayakan Hari Natal.

Kapolda Jabar tampak didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Arm Teguh Cahyadi dan Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat serta Pastor Paroki BMV Katedral Keuskupan Bogor Dominikus Savio Tikiyo.

“Hari ini saya bersama Kapolresta, juga Dandim dan ada Sekda untuk mengecek kesiapan pengamanan perayaan Natal. Kita sudah lihat pengaman sudah siap, dan di sini ternyata pengamanan bukan hanya TNI Polri tapi ada juga dari ormas, Banser dan forum pemuda lintas agama,” kata Rudy dihadapan sejumlah awak media, Sabtu 24 Desember 2019.

Ia menyampaikan terima kasih dan berharap perayaan Natal berjalan aman dan nyaman. Pihak kepolisian juga siap mengamankan secara maksimal seluruh wilayah Jawa Barat terutama Kota Bogor.

“Saya sampaikan kepada seluruh jajaran kita tidak boleh underestimate semua pengamanan dilaksanakan dengam maksimal. Titik-titik rawan sudah disampaikan semua kepada seluruh anggota dimana saja dan SOP sudah dilaksanakan semua, tinggal kita sama-sama melaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada,” ungkapnya.

Untuk ini juga, dirinya memerintahkan kapolresta untuk mengecek titik-titik penempatan anggotanya dan itu harus sesuai ketentuan yang ada. Berkaitan hal ini juga, menurutnya, peran dari masyarakat diperlukan untuk menjaga ketertiban lingkungan sekitarnya.

“Himbauan saya adalah mari kita sama-sama untuk selalu menjaga ketertiban lingkungan masing-masing. Kita sama-sama menjaga rekan-rekan kita umat Nasrani yang akan melaksanakan ibadah Natal nanti malam. Ini tanggungjawab kita semua, tanggungjawab seluruh masyarakat bukan hanya tanggungjawab TNI Polri,” ajaknya.

Ia lanjut menjelaskan di wilayah Jabar sendiri ada 632 tempat ibadah Gereja yang harus mendapatkan pengamanan dari pihak kepolisian. Lulusan Akpol 1988 ini memastikan sejauh ini untuk situasi dan kondisi masih aman terkendali.

“Insya Allah sampai hari ini semuanya bisa aman terkendali. Kami siap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang melaksanakan ibadah,” tandasnya. (HRS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *