CIBINONG – Bupati Bogor, Ade Yasin mengajak kepada seluruh Camat se-Kabupaten Bogor untuk berperan aktif melakukan percepatan vaksinasi di wilayahnya yang masih rendah dari target yang diharapkan.
“Target Kabupaten Bogor untuk vaksinasi sangat tinggi sekali, untuk itu harus ada percepatan. Vaksin masih satu-satunya cara mempercepat herd immunity di masyarakat,” kata Ade Yasin, Jumat (6/8).
Ketua satgas covid-19 Kabupaten Bogor ini mengaku, pemerintah pusat mengintruksikan bagi seluruh kota/kabupaten di Indonesia agar mencapai 70 persen Vaksinasi hingga akhir tahun 2021.
“Target Pemerintah Pusat di akhir tahun harus sudah mencapai 70 persen, saat ini kita masih realisasi 13% dosis pertama, 5,8% dosis kediua, secara rata-rata kita baru mencapai 9,46% dari target 20%. Jadi terus terang kalau sampai akhir Agustus, kami tidak sanggup kalau harus menyelesaikan 70%,” ujarnya.
Namun, lanjut Ade, pihaknya mengaku akan melakukan berbagai cara untuk mempercepat vaksinasi di wilayahnya, salah satunya mendorong para camat untuk berperan aktif dalam pelaksanaan vaksinasi.
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengaku lambatnya vaksinasi di Kabupaten Bogor juga diakibatkan oleh ketidaktahuan masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi.
“Pemerintah sudah sekuat tenaga dalam menghadapi pandemi Covid-19, salah satu caranya dengan melakukan vaksinasi. Tapi di masyarakat masih banyak yang belum memahami tentang vaksinasi,” pintanya.
Oleh karenanya, lanjut dia, dirinya mengajak kepada masyarakat untuk bahu-membahu memberikan pemahaman dan informasi yang baik ihwal pentingnya vaksinasi.
“Seperti para tokoh agama. Peran tokoh agama sangat penting untuk memberikan informasi tentang vaksinasi, belum lagi para tokoh pemuda terpelajar. Kita harus bahu-membahu, saling membantu di saat seperti ini, kita berharap dan berdoa agar ikhtiar kita dengan vaksinasi, pandemi Covid-19 segera berakhir,” pungkasnya





