Kota Bogor – Budayawan muda mengkritik lambang kota Bogor yang ditempel pada tutup drainase sepanjang jalan Otista, Kecamatan tengah, Kota Bogor.
Ia menyebut, penempelan lambang pada tutup drainase itu merupakan bentuk ketidakmengertian dan penghinaan pemerintah kota Bogor pada nilai yang ada di dalamnya.
“Padahal, pada web kota Bogor sudah terpampang jelas arti dan makna setiap lambang tersebut, tapi kok ini malah dibiarkan seperti itu aja, ditempatkan pada tempat yang tak pantas. Teu eling!,” kata, Ahmad suhandi, Senin (7/2).
Ia meminta, pemerintah kota Bogor segera mencabut lambang tersebut dari tutup drainase itu karena rentan diinjak-injak masyarakat yang melintas.
“Hargai lambang yang sudah dibuat oleh orang-orang sebelum kita. Hargai juga lambang Garuda dan kujang di dalamnya,” pinta dia.
Ia menganggap, pemerintah kota Bogor acuh terhadap eksistensi nilai-nilai kebudayaan yang ada di kota Bogor.
“GLOW tidak menemukan titik temu, sekarang lambang Kota Bogor diinjak-injak. Sangat disayangkan!,” tegasnya.





