Cariu, bogoronline.com-Malang benar nasib yang dialami keluarga Najan (60), warga Kampung Tonjong Dua Rt 07/04, Desa Cikutamahi Kecamatan Cariu. Anak perempuannya yang terganggu mental, At (19) dilecehkan lelaki tetangganya (Yt).
Sekitar 2 minggu lalu, At yang sedang menyapu halaman dihampiri Yt. At lantas disuruh masuk rumah dan disuruh menanggalkan pakaiannya. “Karena tidak memahami apa yang akan dilakukan At, si perempuan ikut saja. Ternyata, perempuan itu dijadikan pelampiasan nafsu bejad Yt,” kata salahsatu tetangga At yang tidak bersedia menyebutkan jatidirinya kepada bogoronline, kemarin.
Lanjut dia, usai At diperlakukan tidak senonoh, At tidak berani bercerita kepada keluarganya. At hanya bercerita kepada tetangganya.
“Dia cerita ke saya, dan minta tidak disampaikan kepada keluarganya. Karena kasihan, saya terpaksa sampaikan kepada keluarga dekatnya” lanjut dia.
Mendengar perlakuan Yt kepada adiknya, kakak At, Iam (35) berang. Ia langsung mendatangi Yt untuk mempertanyakan kebenarannya. Karena emosi yang tidak terkontrol, sang kakak menampar Yt hingga terjatuh.
Dianggap penganiayaan, keluarga Yt, Omin (55) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cariu. Akhirnya, Iyam dijemput dan dikrangkeng oleh pihak Polsek Cariu.
Atas kejadian itu, warga bertanya-tanya akan penanganan hukumnya. Pasalnya, keluarga Najan yang telah mendapat perlakuan pelecehan justru ditahan polisi. Sementara penyebab pemukulan itu adalah pelecehan.
Kapolsek Cariu Kompol Bektiyana belum bisa dikonfirmasi seputar kejadian ini. (Yusuf)





