Orang Asing Datang Ke Bumi Tegar Beriman, Katanya Timba Ilmu

bogorOnline.com
Pemerintah United State America (USA) sambangi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor,hal itu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai program emas Pemkab Bogor dalam menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Bogor. Sharing dan diskusi dilakukan di Ruang Rapat Bupati Bogor, Rabu (18/5/16).

Sekretaris Daerah, Adang Suptandar menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi dan bangga atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah USA. Meskipun apa yang Pemkab Bogor lakukan belum mencapai kesempurnaan, namun dengan adanya kepercayaan ini menjadi tugas Pemkab Bogor dalam meningkatkan kinerja dan komitmen dalam menekan angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Bogor khususnya.

“Lebih pada sharing dan diskusi, sehingga kita bisa sekaligus monitoring dan evaluasi untuk terus meningkatkan kinerja lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tentu ini kehormatan bagi kami, ini juga bisa menjalin kerjasama yang lebih baik dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia,” ungkap Adang.

Sementara itu, Perwakilan Pemerintah USA, Maria mengatakan, melihat konsistensi Pemerintah Kabupaten Bigor dalam menekan angka kematian ibu dan bayi. Terlebih dengan makin berkembang pesatnya kemajuan RSUD dan Puskemas di Kabupaten Bogor, menjadi alasan ia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bogor.

“Pemkab Bogor saya lihat mereka sangat fokus dan konsen untuk masalah pelayanan kesehatan salah satunya untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Bogor. Melihat komitmen tersebut, kami juga ingin melakukan kunjungan ke salah satu RSDU Kabupaten Bogor seperti apa program, fasilitas dan para tenaga medis. Sehingga kita bisa memiliki wawasan dan pengetahuan baru,” jelas Maria.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Camalia W Sumaryana mengatakan, menekan angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu prioritas kami untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia. Bahkan anggaran optimalisasi pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat merupakan anggaran terbesar di Kabupaten Bogor, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan serta pemahaman masyarakat pentingnya keselamatan ibu dan bayi. Pihaknya telah memiliki empat RSUD terakterditasi serta 23 Puskesmas di Kabupaten Bogor dengan fasilitas PONED.

“Target kami hingga 2018 mendatang 40 puskesmas harus PONED, ini salah satu upaya kami menekan angka kematian ibu dan bayi. Kami juga rutin melakukan jemput bola, turun langsung ke masyarakat melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan kandungannya mulai dari asupan gizi hingga rutin memeriksakan ke bidan,” tegas Camalia

Ia juga tengah berupaya merubah pola fikir masyarakat agar masyarakat tidak lagi mengandalkan paraji melainkan bidan. “Resikonya besar bagi keselamatan ibu dan bayi, itu tujuannya Puskesmad PONED agar mereka bisa terlayani dengan maksimal, bahkan kami sudah ada perdanya RS Swasta pun harus memperioritaskan penanganan ibu hamil, jika mereka melanggar akan ada panissman bagi pihak RS tersebut,” imbuhnya. (rul/Diskominfo Kab Bgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *