bogorOnline.com
Dikutip dari salah satu media online nasional, menjelang Hari Lahir Pancasila yang jatuh esok, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan pemerintah untuk bertindak tegas terhadap organisasi masyarakat (Ormas) Islam yang menentang dasar negara Indonesia.
Sekretaris Jenderal PBNU Helmi Faisal Zaini mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo mengenai hal ini, namun belum ada tindakan konkret.
“Kalau NU, para ulama dan pendekar semua siap mengawal NKRI, kita juga menuntut pemerintah untuk bersikap tegas membubarkan ormas yang menolak Pancasila dan NKRI,” kata Helmi di Lapangan Merdeka, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Selasa (31/5/16).
Helmi melanjutkan, PBNU sudah menyerahkan nama-nama ormas yang terang menolak Pancasila dan bercita-cita mendirikan negara agama, kepada Presiden Jokowi.
“Kami sudah sampaikan pada Pak Presiden, ini loh ormas yang menolak Pancasila. Sampai saat ini belum ada tindakan dari pemerintah. Kalau NU siap mengahadapi risikonya, masa pemerintah diam saja,” tegas dia.
Bersamaan dengan hal itu, Pengurus Pusat Pencak Silat Pagar Nusa NU menggelar apel akbar 10 ribu pendekar, sebagai bentuk komitmen menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila.
“Tadi kita saksikan aksi pendekar Pagar Nusa, digilas tidak mempan, diledakkan dengan bom tidak mempan. Ini sinyal dan pertanda NU akan bersiap mengadapi siapa pun yang akan merongrong Pancasila,” tukas Helmi.(rul)





