Megamendung- bogoronline.com- Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) Kabupaten Bogor, terlaksana hikmat, di Hotel Grand Cempaka, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (23/8) malam.
Ketua Gapensi Kabupaten Bogor, Enday Dasuki mengatakan, Muscab ke VIII Gapensi ini digelar untuk meningkatkan kinerja para pelaku pembangunan di bidang jasa kontruksi yang ada di Kabupaten Bogor ini.
“Terselenggaranya Muscab ini salah satunya bertujuan untuk memicu kerja para pelaku usaha kontruksi agar lebih profesional,” ujar Enday kepada Wartawan saat ditemui di lokasi Muscab, kemarin.
Ia menambahkan, upaya peningkatan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga jadi salah satu prioritas Gapensi kedepannya. “Kami sebagai mitra pemerintah daerah, ingin selalu bekerja maksimal dalam segala pengerjaan bangunan dan konstruksi yang dilaksanakan,” tambahnya.
Ia menerangkan, dalam kepemimpinannya kedepan, agar semua pengusaha jasa konstruksi lebih solid dengan gaya persaingan yang sehat. “Kita kedepannya prosedur yang berlaku dengan rasa kebersamaan yang tinggi,” terangnya.
Dalam podium, Enday juga melontarkan kritikan bahwa proses pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bogor belum dijalankan secara profesional termasuk anggotannya, sehingga infrastruktur di Bumi Tegar Beriman banyak yang tidak berbobot.
“Kalau ada pengusaha yang mengaku rugi, saya tidak percaya. Meskipun sedikit pasti ada untungnya. Bahkan, pengusaha yang berani menawar harga sampai 20 persen itu tetap untung tapi kualitasnya patut dipertanyakan,” ungkapnya.
Senada, Ketua Aspeknas Kabupaten Bogor, Dodi Gunawan berharap agar Gepensi bekerja dengan lebih baik lagi kedepannya. “Dengan kepemimpinan pak Enday Dasuki periode kedua kalinya, kami berharap kinerja yang lebih baik lagi, kami inginkan untuk anggota Gapensi yang lebih profesional,” kata Dodi. (di)





