Daging Hewan Qurban Basarnas Aman Dikonsumsi

Cariu, bogorOnline.com-Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Qurban, Dinas Peternakan Kabupaten Bogor mengawasi hewan qurban. Hal itu dilakukan guna memberi keselamatan terhadap penerima daging qurban agar terbebas dari penyakit terutama antraks.

Salahsatu sasaran pengawasan, kegiatan penyembelihan hewan Qurban di Balai Diklat Basarnas, Kampung Nyomot Desa Tegal Panjang Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Selasa (13/9). Lima ekor sapi dan 2 ekor kambing yang disembelih basarnas dinyatakan sehat.

“Saya sudah memeriksa limpha hewan qurban. Hasilnya, tidak ada gejala terserang penyakit terutama antraks. Semua layak dikonsumsi manusia” kata anggota tim pemeriksa hewan qurban, Ubon kepada bogorOnline.com, Kamis (15/9).

Menurut dia, dari pemeriksaan semua limpha hewan qurban pada saat penyembelihan, secara fisik tidak ada kelainan. Karena itu, dirinya menyimpulkan bahwa hewan yang disembelih semua layak dikonsumsi.

“Yang pertama dilihat adalah limpa. Kalau limpanya bengkak atau membesar, patut dicurigai hewan itu ada gejala terserang antraks. Namun saat itu, saya tidak menemukan gejala tersebut” lanjutnya.

Secara keseluruhan di wilayah kerja UPT Peternakan wilayah Jonggol kata Ubon, belum menemukan gejala antraks. “Kalau ada hewan qurban yang menyerupai gejala antraks, saya akan melarang membagikan kepada penerima. Selanjutnya akan saya laporkan keatas untuk tindakan selanjutnya” pungkasnya. (Yusuf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *