JAKARTA- Dana cukup melimpah disiapkan Panitia Besar (PB) PON XIX/2016 Jawa Barat. Untuk acara seremoni megah dalam upacra pembukaan dan penutupan, panitia mesti merogoh koc hingga Rp90 miliar.
Sekretaris Umum PB PON 2016 Jawa Barat, Ahmad Hardadi menjelaskan, total dana sebesar itu sudah termasuk masa persiapan awal selama dua tahun terakhir, yang melibatkan 3000 mahasiswa dan penari profeaional.
“Dana sebanyak Rp 90 miliar itu termasuk pengeluaran multimedia, penataan panggung, dan kembang api yang akan dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kalau untuk seremoni pembukaan dan penutupan saja mencapai Rp30 miliar termasuk dari total anggaran Rp90 miliar itu,” ujarnya yang didampingi Koordinator Bidang Hukum dan Organisasi Bidang Pertandingan PB PON Lili Rolina di Kantor Kempora, Jakarta, dilansir BeritaSatu, Selasa (6/9.
Rencananya, upacara pembukaan PON bakal dihadiri Presiden Joko Widodo, Sabtu (17/9), dan penutupan akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 29 September. PB PON juga mendapat bantuan dana penyelenggaraan dari pemerintah dalam hal ini Kemenpora sebesar Rp60 miliar.
Sementara total anggaran PON Jawa Barat ini mencapai Rp 3,2 triliun yang dikeluarkan APBD Jabar termasuk untuk penyelenggaraan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas). Diungkapkan akan ada 44 cabang olahraga yang digelar dalam PON XIX/2016 di Jawa Barat.
Termasuk juga sudah disiapkan total 756 medali emas, 756 perak, dan 979 perunggu bagi atlet penerima. Total jumlah medali yang akan diberikan kepada para pemenang sebanyak 2.491.
“Kami sudah siapkan semua yang semestinya disiapkan, termasuk venue dan hotel untuk atlet. Kami sudah bekerja sama. Memang masih ada kendala penyelesaian persoalan keabsahan atlet. Saya memastikan hal tersebut tidak menjadi kendala berarti karena tim keabsahan sudah menargetkan pada 10 September 2016 sudah selesai,” ujarnya.
Wakil IV Ketua Umum KONI Pusat, K Inugroho, menyatakan persiapan PON XIX berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang seharusnya. Sebagai Ketua Panitia Pengawas Dan Pengarah (Panwasrah) PON 2016 pihaknya melihat bahwa persiapan PON berjalan baik dan sesuai dengan apa yang seharusnya.
”Saya meyakini pada tanggal 17 (September) nanti khususnya pada saat pembukaan semua sudah siap. Kami bersama PB PON, Gubernur Jabar, dan juga jajarannya untuk terus melakukan persiapan-persiapan dini. Mudah-mudahan tidak ada halangan akan dibuka oleh Presiden,” harapnya.
Lebih lanjut, katanya, semakin matangnya persiapan bisa dilihat dari pelaksaan Kirab Api PON XIX Jawa Barat yang dimulai dari Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (5/9). ”Kita ketahui bersama yang sudah bergulir adalah kirab api PON itulah awal kegiatan kita,” jelasnya.
Ketika ditanya tMentang beberapa masalah terkait venue, Inugroho menjelaskan, pihaknya telah siap mengantisipasi hal tersebut. “Kendati ada dinamika, kami terus berupaya maksimal untuk pergelaran acara. Pada acara pembukaan 17 September nanti, Bapak Presiden Jokowi akan hadir. Sedangkan untuk penutupan dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla,” tutup dia. (Beritasatu/Cex)





