Parungpanjang, Bogoronline.com-Remaja Masjid Al-makmur RISMA menggelar khitanan massal dan santunan anak yatim di Masjid Al-Makmur, Desa Kabasiran,Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor, sabtu (22/10). Aksi sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati gebyar Muharram dan hari santri nasional.
Sebanyak 22 dari anak yang terdaftar menjadi peserta khitanan massal. Mereka berasal dari Desa Kabasiran dan Desa Parungpanjang. Peserta khitananan massal yang datang sejak fajar tampak antusias mengikuti jalannya acara. Selain mendapat fasilitas khitan gratis, para peserta khitan juga mendapat santunan uang, seperangkat baju koko, sarung, dan kopiah.
“Rangkaian satu Muharram dan hari santri nasional ini juga diisi pembagian santunan anak yatim sebanyak 120 anak yatim berasal dari dua desa. tidak hanya itu, tim hadroh TNI Kostrad Infantri satu Cilodong turut meriahkan acara tersebut dan panceramah ust Abdulrahman djaelani,” kata Ketua panitia, H Jajang.
Jajang mengatakan, rangkaian khitanan massal dan santunan anak yatim ini merupakan salah satu cara menyambut gebyar muharram dan memperingatan hari santri nasional.
Pada kesempatan yang sama, Ketua RISMA, Ahmad Suaidi menuturkan, pada bulan ada beberapa momen yang diperingati yaitu menyambut gebyar bulan muharram kemudian disusul hari santri nasional dan pada tanggal 28 oktober akan menyambut hari sumpah pemuda.
“untuk itu kita remaja Masjid Al Makmur RISMA dan Karang Taruna Desa Kabasiran mengadakan acara gebyar Muharram, yang diantaranya mengadakan kegiatan acara sunatan masal, santunan anak yatim dan tablig akbar,” tuturnya.
Menurut Didi, dengan adanya kegiatan sosial semacam ini, bisa mempersatukan para pemuda khususnya Desa kabasiran.
“dengan peringatan ini, kami mengajak para pemuda untuk ber istiqomah mengikuti kebenaran yang diajarkan para ulama dan mau berpikir bagi bangsa dan negara,” pungkasnya(mul).





