BOGORONLINE.com, Bogor Timur – Bima Arya menginstruksikan juga agar Rumah Dinas Wali Kota Bogor di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Tengah, dijadikan sebagai Crisis Center atau pusat koordinasi dan informasi penanggulangan covid-19.
“Bagi warga yang ingin mengetahui informasi resmi terkait virus corona di Kota Bogor bisa diakses di covid19.kotabogor.go.id yang menyuguhkan peta digital jumlah ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan) atau yang positif,” kata Bima.
Hal ini sebagai wujud transparansi agar semua waspada, menjaga-jaga dan jaga jarak untuk sementara waktu agar memutus wabah ini. “Hindari keluar rumah apabila tidak ada kebutuhan mendesak,” imbuh Bima.
Hingga hari ini, Kamis, 19 Maret 2020, update data pukul 14.00 WIB menunjukkan ODP 74 orang dengan 21 orang diantaranya sudah selesai masa inkubasi. Untuk PDP berjumlah 6 orang dengan 1 pasien diantaranya sudah dinyatakan selesai pemeriksaan dan sehat. Untuk pasien terkonfirmasi positif virus corona di Kota Bogor masih nihil.
“ODP ini karena orang-orang yang baru pulang dari luar negeri. Makanya nambah jadi 74 orang. Jadi, sebaiknya memang terus menjaga-jaga dan jaga jarak. Itu pesan saya. Betul-betul diperhatikan instruksi-instruksi yang sudah disebarkan, tidak keluar rumah kecuali sangat-sangat mendesak,” pungkasnya. (*)





