by

MUI Kecamatan Bogor Timur Paparkan Program Selama Pandemi

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bogor Timur menggelar audiensi dengan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Posko GTPP, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (24/9/2020).

Pada audiensi ini MUI Kecamatan Bogor Timur selain untuk bersilaturahmi juga sekaligus memaparkan berbagai kegiatan yang dilakukan MUI dan Kecamatan Bogor Timur di masa Pandemi Covid-19.

“Kami silaturahmi dan ingin bersinergi dengan Pemerintah Kota Bogor,” ujar Bendahara MUI Kecamatan Bogor Timur, Mulyadi.

Mulyadi mengatakan, selama Pandemi Covid-19 program pengajian bulanan MUI Kecamatan Bogor Timur memang terpaksa terhenti. Meski begitu di kepemimpinan Camat Bogor Timur, Wawan Sanwani dimulai program Suling Sunda (Subuh Keliling Sakantenan Sedekah) setiap Minggu.

Ia menjelaskan, di kegiatan subuh keliling sekaligus sedekah ini, dimulai sejak Maret lalu dan terhitung sudah 17 Masjid yang dikunjungi MUI dan Camat.

Pihaknya mengunjungi masjid-masjid di pelosok Bogor Timur bukan hanya melaksanakan sholat subuh dan sedekah,tetapi sembari melakukan edukasi pencegahan Covid-19.

“Jadi tokoh-tokoh agama yang punya pengaruh di wilayah dan punya kharismatik yang mengedukasi. Pesan dari para alim ulama akan lebih mudah diterima masyarakat,” katanya.

Di kesempatan ini juga, lanjut Mulyadi, MUI Kecamatan Bogor Timur meminta bantuan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk dilibatkan dengan perusahaan swasta di Kota Bogor. Tujuannya agar MUI Kecamatan Bogor Timur bisa melakukan tausiah sebagai upaya penguatan akhlak dan aqidah.

“Harapan kami Pemkot Bogor bisa membantu dan ingin Covid-19 segera hilang, semua sehat, aman dan Kota Bogor zona hijau sehingga silaturahmi, pengajian bisa kembali dilakukan,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor. Asep Kartiwa mengatakan, pertemuan antara ketua MUI Bogor Timur dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim ini bentuk silaturahmi antara Ulama dan Umaro.

Menurutnya, kegiatan Suling Sunda MUI Kecamatan Bogor Timur sudah terbilang bagus karena sasaran edukasi pencegahan Covid-19 dilakukan dengan tepat dan tanpa kerumunan mengingat ketika subuh tidak banyak jamaah yang hadir.

“Namun untuk kegiatan pengajian belum digelar karena masih zona merah tapi masih bisa dilakukan di rumah masing-masing melalui WhatsApp Grup atau Zoom Meeting,” kata Aska sapaan akrabnya. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed