Disparbud Sosialisasikan CHSE untuk Hotel dan Restoran di Kota Bogor

Headline, Kota Bogor1.2K views

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor mensosialisasikan protokol kesehatan berbasis CHSE kepada pelaku usaha restoran dan hotel di Hotel Salak Pajajaran, Bantarjati, Bogor Utara, pada Jumat (13/11/2020).

Penerapan CHSE kepanjangan dari Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) ini bertujuan untuk meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di sektor pariwisata.

Kepala Seksi Promosi Pariwisata pada Disparbud Kota Bogor, Nina nurul fitriani mengatakan, sosialisasi ini diikuti 40 peserta dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Para peserta yang sebagian besar pengelola juga akan mendapatkan bimbingan teknis berkaitan pelaksanaan CHSE.

“Sosialisasi ini hanya satu hari, namun untuk bimtek nanti berkelanjutan dilaksanakan tiga hari di berbagai bidang, seperti ekonomi kreatif, kebudayaan, kesenian, pariwisata,” terangnya.

Wanita berhijab itu berharap dengan adanya sosialisasi ini baik restoran dan hotel menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE secara menyeluruh di tempatnya masing-masing. Termasuk para pelaku usaha bisa melaksanakan program sertifikasi CHSE yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemeparekraf) secara mandiri.

“Disini akan dijelaskan juga mengenai proses pengajuan sertifikasi dan proses auditnya. Kita berharap semua hotel dan restoran bisa melaksanakan sertifikasi CHSE secara mandiri,” ungkapnya.

Nina menjelaskan, program tersebut untuk meningkatkan nilai jual serta kepercayaan masyarakat atau wisatawan bahwa hotel dan restoran di Kota Bogor telah memiliki sertifikasi CHSE. “Jadi tujuan akhirnya tetap peningkatan kesejahteraan di hotel dan restoran itu sendiri.”

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rizal Utami mengatakan, Kota Bogor sebagai kota jasa dan perdagangan tidak bisa dipungkiri bahwa pajak hotel dan restoran ini menjadi sumber 10 besar pendapatan daerah. Sehingga dengan adanya kegiatan ini, dapat menggerakkan ekonomi di hotel dan restoran tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

“Saya sangat mendukung program dari Disparbud. Mudah-mudahan Covid-19 ini cepat berlalu dan kunjungan sektor pariwisata tidak terlalu anjlok dan bangkit kembali. Kunjungan wisatawan baik lokal maupun luar negeri bisa masuk ke Kota Bogor. Dan tentu dengan kesiapan protokol kesehatan, kebersihan, ramah lingkungan juga kenyamanan dan SDM ada di hotel dan restoran itu,” kata Rizal. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *