by

Tahun Ini, Bapenda Kota Bogor Targetkan SPPT Manual Beralih Ke Elektronik

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor terus melakukan berbagai strategi dan inovasi untuk meningkatkan potensi penerimaan pajak serta kualitas pelayanan kepada wajib pajak.

Inovasi tersebut dapat dikatakan sebagai perwujudan dari salah satu program unggulan Kota Bogor pada 2019 sampai 2024, yaitu mengembangkan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, transparan, dan melayani.

Berbagai platform daring telah disediakan oleh Pemkot Bogor, seperti Surat Pemberitahuan Pajak Terutang elektronik (e-SPPT), Surat Pemberitahuan Pajak Daerah secara elektronik (e-SPTPD), dan e-BPHTB.

Kegunaan berbagai fitur tersebut juga beragam, mulai dari penyediaan informasi jumlah tagihan, pembayaran pajak, hingga pelaporan pajak.

Kebijakan Pemkot Bogor untuk penerbitan SPPT akan dilaksanakan secara elektronik pada 1 Februari 2021 diterbitkan SPPT secara manual untuk para wajib pajak. SPPT manual ini, bisa dikatakan program terakhir karena kedepannya atau di 2022, semua akan beralih kepada e-SPPT.

Kepala Bidang Penagihan Dan Pengendalian pada Bapenda Kota Bogor, Anang mengatakan, sampai hari ini e-SPPT sudah terkolek dari wajib pajak dari total 260 ribu baru 10 persennya saja.

“Per 1 Februari nanti, akan ada penerbitan SPPT manual. Dan diimbau, untuk semua warga kedepannya bisa beralih kepada e-SPPT, karena semua layanan kita pada tahun 2022 akan berbasis elektronik,” kata Anang, kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).

Di internal Pemkot Bogor, sambung Anang, Sekda Kota Bogor juga telah mengeluarkan surat edaran untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki lahan atau menetap di Kota Hujan ini, agar segera beralih ke e-SPPT.

“Jumlah ASN yang daftar e-SPPT lumayan sudah banyak, dimana sementara sudah ada 1.000 lebih pendaftar. Kan tidak semua ASN Pemkot Bogor memiliki lahan atau rumah di Kota Bogor,” tambahnya.

Anang juga menambahkan, bahwa manfaat e-SPPT ini untuk memudahkan wajib pajak mendapat SPPT PBB-P2 secara cepat naik yang ada di daerah Kota Bogor maupun di luar Kota Bogor.

Untuk itu, e-SPPT hadir untuk memudahkan wajib pajak melakukan pengecekan SPPT PBB-P2 secara cepat, tepat dan akurat.

“Sekarang, wajib pajak masih kurang kesadaran untuk membayar tagihan PBB-P2-nya, serta pelayanan kepada wajib pajak juga belum optimal. Dengan hadirnya aplikasi e-SPPT ini dapat meningkatkan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi,” kata Anang.

Anang menandaskan, bahwa dengan hadirnya e-SPPT dapat juga mengetahui jumlah tagihan piutang tahun ke belakang yang terdapat pada SPPT PBB-P2. Sekalipun tidak mendapatkan lembaran SPPT walau berada di luar daerah. (Hrs)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *