by

Bupati Bogor Minta Bantuan Pusat Untuk Lanjutkan Pembangunan Jalan Bomang

Bogoronline.com – Bupati Bogor,  meminta bantuan pendanaan  ke Pemerintah Pusat untuk melanjutkan pembangunan jalan Bojonggede-Kemang (Bomang).  Ade Yasin mengaku, proyek Bomang yang dianggarkan sebesar 1,7 triliun itu tidak sanggup dihandle oleh Pemkab Bogor sendirian. Dia meminta ajuan dana kepada pemerintah pusat melalui  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR) untuk penyelesaian jalan Bomang tersebut.

“Tadi saya zoom meeting dengan PUPR Pusat, saya ajukan ke pusat karena pembiayaan cukup besar Rp1,7  Triliun, jadi saya minta ini dibantu pusat,” kata Ade Yasin saat ditemui wartawan, Rabu (17/3)

Selain itu, Ade Yasin juga mengungkapkan  bahwa kepentingan proyek tersebut tidak hanya untuk pemerintah Kabupaten Bogor, namun untuk kepentingan regional jawa barat dan bahkan nasional.

“Karena akses (Bomang) ini tidak hanya untuk wilayah kita (Pemkab Bogor), tapi juga untuk wilayah Depok, dan sekitar kita dan kepentingan pemerintah  provinsi DKI Jakarta, Jabar, dan Banten. Fungsinya sama sebenarnya dengan puncak II hanya saja Bomang di Utara, puncak II di Timur adanya,” pungkasnya

Proyek pembangunan jalan Bojonggede-Kemang, sempat terhenti karena persoalan anggaran sejak tahun 2014. Tahun 2020, Pemkab mengucurkan 41,2 miliar untuk membangun jalur lambat sepanjang 2.435 meter. Pembangunan tersebut menghubungkan Desa Jampang, kecamatan Kemang hingga Desa Nanggerang, kecamatan Tajurhalang.

Pemerintah akan melanjutkan pembangunan tahun ini. Selain membangun jalan juga ada pembangunan jembatan ataupun fly over di beberapa titik Jalan Raya Bomang.

Pembangunan jembatan ataupun fly over ini dibutuhkan karena untuk melewati sungai dan setu, sepanjang Jalan Raya Bomang total ada 3 jembatan dan 1 fly over. (egi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *