Bogoronline.com – Bupati Bogor, Ade Yasin bersama Wakil Bupati, Iwan Setiawan kembali melakukan program andalan mereka Rebo Keliling (Boling) untuk mendengar aspirasi masyarakat. Program Boling pertama kalinya di masa pandemi ini dimulai di Kecamatan Cigombong.
Dalam kesempatan tersebut, Ade Yasin menyerap aspirasi-aspirasi masyarakat dan permasalahan yang ada di Cigombong salah satunya yaitu terkait dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Dia kembali meyakinkan masyarakat di Kecamatan Cigombong tersebut untuk bisa mendapatkan manfaat dari pembangunan Mega proyek yang dianggarkan sebesar US 2,4 miliar dolar.
“Iya kita sampaikan (KEK) ini dan mudah-mudahan menyerap tenaga kerja dan mengangkat perekonomian di sini (Cigombong),” kata Ade Yasin usai melakukan Boling di Lido Lake Resort, Rabu (17/3).
Selain penyerapan tenaga kerja, Ade Yasin juga mengaku telah meminta kepada pemilik Mega Proyek yang dimiliki MNC Land itu untuk melibatkan UMKM dan kesenian lokal yang ada di Cigombong.
” Disini juga kan selain tenaga, kita sampaikan juga ke owner, Hary Tanoe dan menteri untuk harus melibatkan minimal UMKMnya atau seni budaya lokalnya,” terang Ade Yasin.
Seperti diketahui, KEK Lido merupakan pariwisata terpadu meliputi, pariwisata theme park komersial, golf course, ekonomi kreatif, movie land, music festival, akomodasi, hotel, resort, dan villa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengaku, kedepannya akan ada 21 ribu tenaga kerja langsung dan 84 tenaga kerja tidak langsung yang terlibat di KEK Lido. Prediksi kunjungan wisatawan dalam negeri dan luar negeri rata-rata 3,17 juta wisatawan per tahun (egi)





