Bogoronline.com – Kobaran api di lokasi kebakaran limbah ban di Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunungputri kembali memerah setelah beberapa waktu padam. Para petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor kewalahan memadamkan api tersebut.
Salah satu petugas Pemadam kebakaran, Ridwan mengatakan, pihaknya kesulitan memadamkan api yang ada di bawah lokasi tersebut.
“Intinya banyak bara api yang masih ada di bawah. Jadi kesulitan kami adalah mengurangi bara api ini,” kata dia, Selasa malam (20/4).
Oleh sebab itu, Api yang menjalar sejak pukul 18.30 WIB pada Senin 19 April 2021 itu hingga kini masih belum bisa dipadamkan.
Para petugas pun nampak pesimis api tersebut bisa segera dipadamkan. Harapannya hanya satu, hujan turun cukup deras hingga membantu proses pemadaman api yang sangat besar tersebut.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasional Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Burhansyah mengatakan, sulitnya pemadaman api salah satunya dikarenakan cuaca yang cukup panas.
Terlebih api terlihat masih menyala di beberapa titik bagian limbah ban, dan kepulan asap yang menjulang ke langit mengisyaratkan bahwa di bagian dalam tumpukan limbah ban tersebut masih menyimpan bara api.
“Kami agak sedikit pesimis kalau kondisinya masih seperti ini,” cetusnya.
Menurutnya, kepulan asap yang tebal tersebut juga seringkali membuat para pemadam di lapangan terganggu hingga sesekali proses pemadaman
tidak bisa ditunda terlebih dahulu. Sebab, kata dia, jika terlalu memaksakan, resikonya sangat besar bagi petugas.
“Iya gimana ya kondisi begini tiga hari ke depan juga kami ragukan kalau tidak dibantu hujan,” harap dia. (Egi)





