BOGORONLINE.com, BOGOR – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, pejabat struktural dari petugas dan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lembaga Pemasyarakatan khusus kelas llA Gunung Sindur menggelar acara munggahan.
Acara munggahan merupakan tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang dilakukan pada akhir bulan Sya’ban. Dalam tradisi itu dimanfaatkan pembacaan kalam Ilahi dan sari tilawah serta tausiyah agama oleh Ustadz Pasha sebagai rangkaian acara di gedung utama Lapas Khusus Kelas llA Gunung Sindur, Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor, Sabtu 03/04/2021.
Dalam ceramahnya, Ustadz Pasha menyampaikan, hal-hal yang harus disiapkan sebelum bulan Ramadhan antara lain, ilmu tentang berpuasa, mengganti hutang puasa tahun sebelumnya, dan memperbaiki hubungan sesama manusia yaitu kepada orang tua, saudara dan tetangga.
“Kegiatan munggahan mengusung tema Jadikan Ramadhan sebagai Sarana Peningkatan Integritas dan Profesionalitas ASN Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur”, ujar Tan Malaka, Tata Usaha Lapas Khusus Gunung Sindur dalam sambutannya.
Tan yang juga ketua panitia acara mengatakan, munggahan dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi dan sari tilawah yang diikuti oleh pejabat struktural lapas dan Ibu-ibu Darma Wanita.
“Semoga dengan mengusung tema tersebut mampu mendorong seluruh petugas mewujudkan predikat wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), “harapnya.
Dikesempatan tersebut, kepala Lapas Khusus Gunung Sindur Mujiarto menuturkan, munggahan sudah menjadi tradisi tiap tahun di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur.
“Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Tradisi ini merupakan bentuk rasa bahagia dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan”, imbuhnya.
Mujiarto berharap, dengan ibadah di bulan suci Ramadhan mampu membentuk integritas dan profesionalitas petugas Lapas Khusus Gunung Sindur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun Warga Binaan.
“Kami di Lembaga Pemasyarakatan, melaksanakan pelayanan yang selaras dengan pembangunan zona integritas menuju wilayah Bebas dari Korupsi, ” pungkasnya. (Mul)





