Bogoronline.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Bogor membuat program Forkopimda Goes to School untuk mencegah pemahaman ideologi yang menyimpang.
Forkopimda Goes To School hari ini, Kamis (24/6), pertama kali dilakukan di Pondok Pesantren Fathan Mubina, Desa Banjar Sari, Kecamatan Ciawi. Dihadiri langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, Kodim 0621, Polres Bogor, Kajari Cibinong, PN Cibinong, Kepala Bakesbangpol dan BNN Kabupaten Bogor.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Bambang W. Tawekal menyampaikan program Forkopimda Goes to School merupakan program unggulan yang digagas langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin dan Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan sebagai upaya dalam menciptakan dunia pendidikan yang kondusif serta dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda yang berkualitas, serta mencegah paham-paham ideologi yang menyimpang.
“Kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan untuk memastikan perkembangan situasi dunia pendidikan di Kabupaten Bogor, dan sebagai sarana pembinaan kepada anak didik untuk mencegah terjadinya krisis ideologi dan wawasan kebangsaan para pemuda di Kabupaten Bogor, sehingga mereka dapat mencegah kemungkinan adanya bahaya paham menyimpang masuk ke dunia pendidikan,” jelasnya.
Selain mengecegah pemahaman ideologi yang menyimpang, program ini juga bertujuan untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada siswa sekolah.
BNN Kabupaten Bogor, Moh Syahbi Noer mengatakan, saat ini Indonesia sudah dinyatakan darurat narkoba, bahkan kepala BNN Jawa Barat menegaskan Jawa Barat juga masuk dalam zona rawan narkoba.
Penyalahgunaan itu, kata Syahbi, bisa saja terjadi dan masuk kekalangan dunia pendidikan dan menyasar para pelajar (generasi muda) di Kabupaten Bogor, Forkopimda Goes to School hadir dalam rangka mengajak para pelajar untuk bersama-sama perang terhadap penyalahgunaan narkoba.
“Kita juga ingin memberdayakan masyarakat dan para pelajar untuk bersama-sama menyemarakan aksi perang melawan narkoba di Kabupaten Bogor, dengan edukasi ini kita akan tahu bahaya dan peredaran gelapnya sehingga bisa dengan gerak cepat memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bogor,” ujarnya.





