Bogoronline.com – Vaksinasi Covid-19 untuk lansia masih jauh dari harapan, lantaran baru mencapai 7,64% yang melakukan vaksinasi hingga saat ini, Selasa (8/6).
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Adang Mulyana menyampaikan, lambatnya vaksinasi kepada lansia disebabkan oleh pergerakan lansia yang kebanyakan harus diantar oleh orang lain.
“Vaksinasi lansia terkendala pergerakannya, kita sudah siap, cuman yang nganter lansianya, karena kan kalau lansia tidak bisa sendiri,” kata Adang.
Dia menyebut, pemerintah Kabupaten Bogor sudah menyiapkan sebanyak 679,916 dosis vaksin untuk target lansia di Kabupaten Bogor sebanyak 339,958 lansia.
“Namun, baru ada 29.003 yang melakukan vaksinasi dosis pertama dan 21.717 yang sudah melakukan vaksinasi dosis ke dua. Sehingga, total vaksin yang telah disalurkan baru 50.720,” paparnya.
Padahal, lanjut dia, vaksinasi di Kabupaten Bogor saat ini tengah memprioritaskan dan mempercepat untuk lansia dan guru.
Pun demikian dengan guru, menjelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Bogor, guru menjadi prioritas untuk percepatan vaksinasi, namun kendala pun kerap terjadi hingga vaksinasi terlambat dan baru setengahnya saja yang melakukan vaksinasi.
“Guru sekarang sudah 67%, kita akan percepatan untuk lansia dan guru. Harusnya untuk guru, bulan Juni ini selesai tapi ada beberapa yang sudah kita siapkan, tapi mereka tidak datang ke Fasyankes,” pungkasnya.





