BOGORONLINE.com, Bogor Tengah – Anggota DPRD Kota Bogor Devie Prihatini Sultani turun langsung membagikan masker dan hand sanitizer kepada pedagang dan pengunjung di Pasar Kebon Kembang. Dalam kegiatan itu, politisi Partai NasDem ini didampingi oleh Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Muzakkir.
Devie yang juga Sekretaris DPD NasDem Kota Bogor itu mengatakan, bagi-bagi masker dan hand sanitizer ini merupakan bagian program Gebyar Masker yang diinisiasi oleh DPD Partai NasDem Kota Bogor.
“Kita Partai NasDem, ada DPD, DPC dan DPrt serta Garnita Malahayati NasDem punya program Gebyar Masker. Sasaran utama kita adalah pasar, karena pasar tidak bisa terhindarkan adanya kerumunan. Untuk itu, upaya ini agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di pasar,” kata Devie, Jumat (6/8/2021).
Ia melanjutkan, bahwa Presiden Joko Widodo sudah menyatakan wajib masker. Sehingga program yang dibuat ini sejalan dan tak hanya akan dilakukan di pasar, sasarannya masyarakat di pemukiman.
“Kita nanti akan masuk ke kampung-kampung, jadi tidak hanya di pasar. Masyarakat Kota Bogor semua harus sadar bahwa wajib masker, karena paling standar dari penerapan protokol kesehatan itu memakai masker agar kita terhindar dari penularan virus,” paparnya.
Selain di Pasar Kebon Kembang, kegiatan serupa secara bertahap akan dilakukan di Pasar Jambu Dua, Pasar Bogor dan Pasar Gunung Batu. Dari hasil pengamatan di Pasar Kebon Kembang sendiri, ia melihat untuk kesadaran memakai masker sudah cukup baik.
“Saya salut, hari ini (Pasar Kebon Kembang) saya melihat sendiri banyak pedagang maupun pembeli sudah memiliki kesadaran untuk memakai masker. Ini bisa jadi percontohan bagi yang lain. Ada memang satu, dua (tidak bermasker), tapi secara general di sini sudah cukup sadar untuk memakai masker,” tuturnya.
Anggota komisi IV itu mengemukakan bahwa semua pihak tentunya menginginkan hal yang sama, yakni perekonomian bisa pulih kembali. Misalnya di pasar, dimana pendapatan pedagang menurun dengan adanya penerapan PPKM.
“Iya, saya juga berharap tidak diperpanjang, tapi dengan catatan kasus Covid-19 harus turun. Salah satunya itu tadi, kita harus memakai masker. Kasus Covid-19 menurun, sehingga PPKM tidak diperpanjang,” katanya.
Dikesempatan ini, wanita yang akrab disapa DPS juga mengimbau agar masyarakat Kota Bogor untuk vaksinasi. Namun begitu, ia juga mendorong pemerintah pusat terkait dengan ketersediaan vaksin di Kota Bogor.
“Karena saya melihat animo masyarakat banyak yang meminta dan belum vaksin. Sementara ketersediaan vaksin terbatas. Jadi saya meminta sekali pemerintah pusat untuk bisa juga percepat ketersediaan vaksin sehingga kita bisa mencapai herd immunty pada Agustus,” pungkasnya. (Hrs)





