by

Kereeen, GPM Menuju Digitalisasi Tanpa Blank Spot Area

BOGORONLINE.com, CIKARANG – Perumahan Griya Pratama Mas (GPM) Kampung Sadang, RW 07 Desa Cikarageman Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi menuju era digitalisasi. Wilayah Perumahan seluas 15 hektar, dengan 13 kepengurusan Rukun Tetangga (RT) tidak ada lagi celah Blank Spot.

Ketua RW 07 Sukarna usai mengikuti pemaparan RFNET di Warung Kebun, Cileungsi, Kabupaten Bogor mengatakan, untuk memberi pelayanan internet yang prima kepada warga, pihaknya menggandeng salahsatu pengusaha internet, RFNET. Ia berharap, RFNET dapat memberi pemahaman kepada warga dalam peggunaan internet di wilayahnya.

“Untuk tahap awal, kami menggandeng RFNET, karena lebih awal menghadap. Kami apresiasi, karena selain pemiliknya adalah warga RW 07 dan salah satu pengurus RT, juga mempunyai latar belakang IT yang mumpuni,” kata Sukarna di Warung Kebun Cileungsi usai menerima pemaparan RFNET, Minggu (31/10).

Kata dia, selain RFnet, pihaknya juga akan memberi kesempatan pengusaha internet lainnya. Tidak akan membedakan selama ada manfaat yang diberikan untuk kepentingan warga GPM.

“Kami tidak membedakan diantara pengusaha internet. Namun, yang pertama datang menghadap pengurus adalah RFNET dengan legalitas yang jelas. Makanya kami respon, mempertemukan pengurus RT dan tokoh masyarakat GPM,” lanjut Sukarna.

Fahrul Rahman, Owner RFNET mengatakan, akan memberi pelayanan dan pemahaman IT yang prima kepada warga GPM. Usaha yang dirintis sejak awal sesuai latar belakang keilmuannya, akan dimaksimalkan dalam penggunaan internet tersebut.

Beberapa keuntungan yang disampaikan kata Fahrul, harga murah dengan kwalitas prima karena telah menggunakan kabel Fiber Optik (FO). Kepada pengurus RW dan RT, diberikan CCTV dan Wifi tiap RT di area publik dengan gratis.

Pemberian itu sebagai wujud Coorporate Social Responsibility (CSR) usaha miliknya. Ia juga menyiapkan sistim telephon yang memudahkan warga berkomunikasi menggunakan Voice Over Internet Protokol (VOIP).

“CCTV dan wifi, adalah bentuk CSR usaha kami. Disiapkan juga sistim berkomunikasi dengan VOIP. Selain itu, pengurus RW meminta semua administrasi surat menyurat RT dibuat standar dengan sistim digital. Ya, saya menyanggupi,” tandas Fahrul (soeft)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *