BOGORONLINE.com, Tanah Sareal – Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melepas keberangkatan Tim Peduli Bencana Gunung Semeru di sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor di Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo, Tanah Sareal, pada Rabu (5/1/2022) siang.
Tim gabungan yang terdiri dari PWI Peduli Kemanusiaan (PEKA), Polmas Bogor Raya dan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bertolak menuju Lumajang untuk menyalurkan bantuan dari para donatur untuk pemulihan paska bencana alam erupsi Gunung Semeru.
Dalam kesempatan ini, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah turut membantu dalam kegiatan sosial tersebut.
“Kebaikan itu datang dari kebaikan sebelumnya, jadi Insya Allah kalau niat baik pasti semuanya akan dimudahkan dan terbukti tadi sudah disampaikan oleh pak dirut (Perumda Tirta Pakuan) niat baiknya adalah niat membantu saudara kita yang terkena dampak bencana di Semeru. Nah jadikan ini menjadi satu pengalaman batin, pengalaman spiritual bencana alam dimana pun tanpa ada yg bisa menduga seperti rezeki datangnya, jadi rezeki bencana itu kurang lebih sama,” ujar Dedie.
Pada kesempatan itu, Dedie mengingatkan bahwa peristiwa bencana alam bisa datang kapan saja. Namun dengan kolaborasi dan sinergitas untuk saling peduli maka semua permasalahan bisa dihadapi bersama.
“Mudah-mudahan berangkat sehat selamat dan kembali pulang sehat selamat, masyarakat yang dibantu juga sehat selamat. Kita doakan juga yang terdampak tentu segera pulih dari kebencanaan dan tidak ada lagi bencana besar yang terjadi di negara kita,” ucapnya.
Mantan pejabat di KPK ini menambahkan, lantaran Indonesia berada di ring of fire tempatnya bencana tentunya masyarakat juga harus siap siaga, sehingga kolaborasi dan kebersamaan menjadi kata kuncinya.
“Itulah kunci kita sebagai masyarakat Indonesia hari ini, Lumajang terkena bencana suatu saat daerah lain, dengan kerjasama dan kolaborasi kunci kita membangun Indonesia semakin kuat,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti mengatakan, bahwa pelepasan Tim Peduli Bencana Gunung Semeru diawali dari pengumpulan donasi dan pembentukan sumber daya yang ada baik untuk penggalangan dana ataupun tim yang berangkat langsung untuk menyalurkan bantuan.
“Orientasi kita disana bukan untuk memberikan bantuan kedaruratan, tapi lebih kepada pemulihan. Disana kita akan membangun MCK dan sarana ibadah musala, dan alhamdulillah tidak hanya PWI PEKA tapi dibantu juga oleh Polmas Bogor Raya, Perumda Tirta Pakuan, BPBD Kota Bogor dan para donatur lainnya,” ungkap Arie sapaan akrabnya.
Arie mengungkapkan, kegiatan ini masuk dalam rangkaian kegiatan HPN 2022 dan penyaluran bantuan untuk korban bencana yang dilakukan PWI PEKA ini untuk yang ke sekian kalinya. Sebelumnya pernah juga, di antaranya bantuan untuk Korban Gempa Tsunami Palu, Angin Puting Beliung Bogor, Banjir Bandang Sukajaya, Gempa Tsunami Banten dan saat ini Erupsi Gunung Semeru Lumajang.
“Mudah-mudahan apa yang dilaksanakan hari ini menjadi amal baik kita, pahala kita dan manfaat bagi masyarakat Lumajang,” kata Arie.

Sementara itu, Ketua Polmas Bogor Raya Rino Indira mengatakan, ide awal keterlibatan Polmas Bogor Raya dari pengumpulan donasi yang dilakukan oleh anggotanya. Setelah itu, pihaknya duduk bersama dengan PWI Kota Bogor untuk membuat MCK dan musala di Lumajang.
Pria yang juga menjabat Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor ini menambahkan awalnya tercetus ide membuat sarana MCK. Namun ia menilai MCK saja kurang lengkap jika tidak dilengkapi sarana ibadah.
“Iya kalau MCK enggak ada musalanya kurang, kita niatkan lagi dibuatin gambarnya untuk bikin musala tersebut, tiba-tiba ada yang memberi untuk pembangunan Musala, ya memang semua niat baik itu dimudahkan sama Allah,” ucapnya.
Nantinya, dikatakan Rino, tim gabungan ini akan berada di lokasi bencana sekitar sepekan. Ia juga berharap pembangunan MCK dan musala ini dapat bermanfaat untuk masyarakat yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru.
“Iya, mudah-mudahan dalam waktu satu minggu bisa membangun MCK juga Musala, kita mempersembahkan dari masyarakat Kota Bogor untuk masyarakat Lumajang,” kata dia.
Sebelum melepas keberangkatan, Dedie memberikan bantuan tambahan untuk operasional Tim Peduli Bencana Gunung Semeru. Penyaluran bantuan ini juga terselenggara atas kepedulian dan dukungan dari semua masyarakat serta para donatur dari Perumda Tirta Pakuan, Telkom Bogor, IKPTK, Indocement, SEG (Sejahtera Eka Graha), SIG Mortar Indonesia, Alfamart, Kanma Group, Weekend Pedalers dan SLR serta Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bogor. (*/Hrs)





