BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Beberapa bulan terakhir ini Sungai Ciliwung yang menjadi sumber air baku bagi IPA Katulampa sering nampak keruh. Kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai juga berdampak pada kualitas air baku, terutama saat banjir bandang.
Humas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Dewi Puspitasari mengatakan, pelanggan Tirta Pakuan Kota Bogor di wilayah zona 7 seperti Bogor Utara dan Bogor Timur beberapa kali mengalami gangguan pelayanan karena faktor ini.
“Kami memahami apa yang dialami pelanggan akibat kondisi air baku ini. Berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas pelayanan,” ungkap Dewi, Senin (31/1/2022).
Dewi melanjutkan, pada minggu (30/1) pagi, asmen pengaliran Agus Cahyono dan rekan-rekan di tim pengaliran mengunjungi warga griya katulampa terkait pengaliran air yang beberapa waktu ini sering terganggu.
“Hal ini dikarenakan air baku yang masuk melalui IPA Katulampa mengalami kekeruhan yang tinggi,” ujarnya.
Agus menjelaskan terkait kondisi kekeruhan tersebut dan bagaimana upaya dari petugas untuk menjaga kondisi air tetap stabil.
“Ke depan Tirta Pakuan akan memasang TAHU (Terminal Air Hydrant Umum) dan pendistribusian air tangki ke wilayah tersebut. Diharapkan dapat membantu warga setempat disaat kondisi air sedang tidak mengalir,” Agus menutup. (Sep)






