Turunkan Harga Migor Dan Kebutuhan Pokok, Ratusan Mahasiswa Menggugat Istana Bogor

BOGORONLINE.com-KOTA BOGOR

Selain menutut penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bogor menutut, turunkan harga minyak goreng (Migor) dan kebutuhan bahan pokok di Depan Istana Bogor Jumat (04/08/22).

Hal terssbut seperti penjelasan dari Juru bicara aksi Bogor Menggugat Istana
Ruben Bentiyan mengatakan, ditengah banyaknya wacana yang tak berpihak kepada rakyat kecil dari mahalnya bahan pokok berupa minyak goreng, kenaikan harga BBM non-subsidi yang berimbas pada langkanya BBM bersubsidi di daerah-daerah.

Hal ini masih ia menambahkan, terjadi lantaran ketidakmampuan Pemerintah menjaga iklim demokrasi dan fenomena ini bertambah buruk dengan adanya rencana perpanjangan masa jabatan Presiden, penundaan pemilu dan amandemen UUD.

“Sehingga memuluskan niat jahat oligarki agar berkuasa kembali di periode selanjutnya,” tagas Mahasiswa asal Universitas Juanda (Unida) Bogor dalam keterangan tertulisnya kepada bogorOnline.com.

Sekedar informasi Gerakan Bogor Menggugat Istana, Aliansi BEM Se-Bogor, bersama simpul-simpul perjuangan rakyat lainnya, yang di dalamnya menghimpun elemen masyarakat dan mahasiswa-mahasiswa Se-Bogor Raya menuntut dan menyatakan:

1. Gerakan Bogor Menggugat Istana menolak keras wacana perpanjangan masa jabatan presiden, penundaan pemilu dan wacana tiga periode

2. Menuntut Presiden Jokowi untuk mengeluarkan pernyataan resmi terkait penolakannya terhadap wacana perpanjangan masa jabatan presiden, penundaan pemilu dan wacana 3 periode.

3. Menuntut dan mendesak segera Presiden Jokowi untuk mencopot Menteri Perdagangan dan segera mengambil langkah preventif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok murah bagi masyarakat Indonesia

4. Menuntut dan mendesak Presiden Jokowi untuk menunda dan mengkaji ulang UU-IKN dengan mempertimbangkan dampak kerusakan ekologis dan kemungkinan konflik agraria lainnya

5. Menuntut dan mendesak Pemerintah Pusat untuk menurunkan harga BBM dan memastikan ketersediaan BBM bersubsidi bagi masyarakat Indonesia

6. Mendesak Pemerintah Pusat untuk membatalkan kenaikan PPN dikarenakan akan menyebabkan kenaikan harga bahan pokok bagi masyarakat.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *