Pendidikan Spiritual

Headline, Sosok945 views

Oleh: Yayat Supriyatna

Manajer Pendidikan SIT. Asy – syifa Qolbu & Praktisi Pendidikan

Perhatian manusia terhadap dunia diluar dirinya begitu intens hingga melumpuhkan kesadarannya. Ia tidak tahu lagi untuk apa sebenarnya ia lakukan? Apa yang ia pilih dan lakukan bukan lagi lahir dari pilihan sadarnya, namun sebagai produk dari situasi dan kondisi yang mengendalikannya. Akhirnya ia kehilangan dirinya yang sejati, yang ada adalah diri diri artifisial sebagai cetak biru kehidupan sosialnya. Manusia sangat dan super sibuk menjawab berbagai fenomena kehidupan, namun ia lupa atau tidak tahu ada pertanyaan mendasar yang harus terus dijawab, yaitu, untuk apa semua ini? Jika saja manusia berhenti sejenak untuk kemudian membuka secara perlahan akal-pikiran dan akal-qolbunya akan keluar darinya pertanyaan pertanyaan abadi yaitu, dari mana kehidupan ini? bagaimana menjalaninya? Akan kemana kehidupan ini? pertanyaan – pertanyaan fundamental yang harus terus berada diatas perjalanan kehidupan ini, agar kehidupan memiliki tujuan, jalan dan arah yang benar, baik dan tepat. Jawaban atas pertanyaan ini sangat beragam atau berbeda tergantung dari cara pandang apa ia memahaminya. Mulai dari ilmu pengetahuan, filsafat dan agama mencoba memberikan jawaban atas pertanyaan – pertanyaan mendasar dimaksud. Mana dari jawaban – jawaban itu yang bisa menggambarkan manusia secara utuh-menyeluruh. Keterasingan manusia dari dirinya, membuat manusia mengalami dis-orientasi kehidupan yang dihadapi, jalani dan laluinya selama ini.
Salah satu tugas Pendidikan adalah memenuhi kebutuhan spiritual yang tersimpan didalam hati manusia. Spiritulitas adalah salah satu dimensi dalam diri manusia yang membuat manusia bisa bertahan dalam menghadapi, menjalani dan melalui kehidupan ini dengan segala dinamikanya. pendidikan bukan hanya diluaskan akal-pikiranya untuk mengetahui segala fenemona kehidupan ini, namun harus pula dibuka akal-qolbunya untuk menerima nilai – nilai spiritual sebagai bekal dalam menjaga dan mempertahankan kehidupannya. Orang – orang yang memiliki kedalaman spiritual tidak akan pernah mengalami kekeringan hikmah untuk memaknai kehidupan ini
Beberapa metode Pendidikan dalam menanamkan aspek spiritual pada anak-anak adalah dengan cara:
1. Bercerita tentang orang orang baik
2. Mengaitkan materi Pelajaran secara spiritual
3. Mengunjungi orang – orang yang sedang menderita
4. Mengunjungi alam raya (tadabur alam)
5. Mengajak anak anak pada kegitan ritual-seremonial keagamaan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *