Oleh: KH. Jalaludin Al-Mahali, S.Pd. M.M.
Penulis Adalah Kepala Badan Pengelola Islamic Center Kabupaten Bogor
“Hendaklah merasa takut orang-orang yang seandainya (mati) meninggalkan setelah mereka, keturunan yang lemah (yang) mereka khawatir terhadapnya. Maka, bertakwalah kepada Allah dan berbicaralah dengan tutur kata yang benar” (Q.S. An- nisa: 9)
Kekuatan pertama dan utama bagi setiap lembaga atau organisasi adalah, sumberdaya manusia. Mereka adalah orang – orang yang akan menyediakan pikiran, waktu, dan tenaganya bagi kemajuan organisasi. Begitupun dengan umat islam, SDM menjadi kekuatan utama yang harus diperhatikan untuk mengembangkan dan memberdayakan umat islam dari berbagai sisi dan dimensi kehidupan.
Sumberdaya Muslim seperti apa yang bisa diandalkan untuk menjadi “agent of change and reform”. Tiada lain sumber daya muslim yang memiliki empat kekuatan: pertama, kekuatan intelektual. Peristiwa yang terjadi dilapangan Sejarah selalu dimunculkan oleh kekuatan tak terlihat yaitu, ide, gagasan dan pemikiran. Besar atau kecilnya sebuah peristiwa Sejarah sangat ditentukan oleh besar atau kecilnya sebuah ide, gagasan, dan pemikiran yang memunculkannya.
Untuk itu, diperlukan sumber daya muslim yang memiliki kekuatan intelektual untuk mengarahkan tindakan – tindakan umat ke arah yang benar, baik, dan tepat
Kedua, kedalaman Spiritual. Sekuat apa kepercayaan atau keyakinan pada Allah SWT akan keluar melalui ucapan, sikap, dan perbuatan dalam bentuk percaya diri dan berani untuk memilih dan melangkah dijalan kebenaran untuk menabur dan menyebar kebaikan. Dan melalui kekuatan spiritual SDM akan siap menerima kenyataan baik yang menyenangkan (Syukur) maupun yang tidak menyenagkan (sabar).
Ketiga, Kesehatan dan kekuatan fisik. Melalui kekuatan ini SDM akan siap dan sanggup untuk melakukan perubahan dan perbaikan dalam memajukan umat islam. Memajukan umat islam, sama dengan memajukan Indonesia. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah
Keempat, Memiliki keterampilan hidup (life skill). SDM yang memiliki kemampuan untuk menangkap isyarat lahir dan batin pergerakan dan perubahan zaman, dan berusaha sekuat tenaga melalui ketarampilan hidupnya mengarahkan, mengendalikan dan memimpin perubahan zaman.
“Mengembangkan sumberdaya muslim” adalah visi yang kami usung di Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) yang harus jelas, terukur, dapat dicapai, dan dapat diandalkan. Untuk itu focus pengembangan sumberdaya muslim ini kami arahkan pada ranah, intelektul, spiritual. kesehatan jasmani, dan keterampilan hidup. Inilah tanggungjawab, sekaligus tantangan yang harus kami hadapi dan tunaikan.





