BOGORONLINE.com – Calon Wali Kota Bogor nomor urut 3, Dedie A. Rachim, melakukan blusukan di wilayah Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, pada Senin, 21 Oktober 2024. Dalam kunjungan tersebut, Dedie menyapa warga di empat RW yang antusias menyambutnya. Warga berebut untuk berfoto bersama mantan Wakil Wali Kota Bogor periode 2019–2024 itu.
“Kegiatan ini kebetulan bukan hanya di pemukiman padat, tetapi juga di perumahan yang lebih teratur. Warga sangat antusias untuk berpartisipasi dalam Pilkada Kota Bogor 2024,” ungkap Dedie Rachim saat ditemui di sela-sela blusukan.
Dedie menekankan bahwa banyak aspirasi warga, khususnya terkait penanganan masalah sampah, disampaikan kepada pasangan Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin. Salah satu permasalahan utama yang diangkat adalah kebutuhan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif.
“Permasalahan sampah ini memang harus ditangani dengan sistem yang lebih baik, terutama di bagian hulu, di mana sampah harus dikelola sejak awal,” jelas Dedie.
Dedie mengakui bahwa pada dasarnya warga memiliki keinginan yang sama dalam hal penanganan sampah, namun masih perlu koordinasi yang lebih baik untuk menjalankan program tersebut. Peran pemerintah, khususnya melalui dinas terkait, menjadi sangat penting dalam memberikan bimbingan dan edukasi kepada warga.
“Dinas terkait harus lebih proaktif dalam langkah-langkah antisipatif. Mereka harus siap dengan program penanganan sampah sejak awal, disertai bimbingan dan edukasi kepada warga,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa warga yang sudah terlibat dalam program pengelolaan sampah ini nantinya akan mengajak warga lainnya untuk berpartisipasi secara bertahap.
“Warga yang sudah melaksanakan program ini akan mengajak warga lain secara bertahap. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Bogor sangat peduli dengan kebersihan dan pengelolaan sampah,” ujar Dedie.
Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin berjanji akan menyiapkan langkah-langkah konkret yang disesuaikan dengan kebutuhan warga, baik di pemukiman padat maupun perumahan teratur, demi mewujudkan Kota Bogor yang lebih bersih.
“Kami akan mencari langkah-langkah yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan di pemukiman padat dan perumahan teratur. Intinya, semua warga menginginkan Kota Bogor yang bersih,” tutup Dedie.





