BOGOR, BOGORONLINE.COM – Guna ikuti Intruksi Bupati Bogor , Rudy Susmanto dalam larangan Kecamatan Cibinong mengimbau kepada seluruh masyarakatnya di wilayah agar tidak melakukan aktivitas berlebih saat menyambut pergantian tahun 2026 pada Rabu 31 Desember 2025 esok malam.
“Seluruh stakeholder dilingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan apel persiapan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Salah satunya kami di pemerintah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor,” ujar Camat Cibinong, Acep Sajidin, Selasa (30/12/25).
Ia melanjutkan, imbuan pihaknya kepada masyarakat Kecamatan Cibinong khususnya, agar tidak menyalakan kembang api saat malam pergantian tersebut.
“Lakukan lah perayaan malam tahun baru dengan sederhana, jangan berlebihan gitu,” imbaunya.

Terpenting, lanjut Camat Acep, merayakan malam tahun baru dapat memaknai pergantian malam tahun Masehi ini.
“Dan saya sampaikan juga, selamat Natal 2025 kepada umat kristiani yang merayakan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengimbau masyarakat agar merayakan malam tahun baru dengan kegiatan doa bersama dan ibadah keagamaan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pemerintah daerah tidak menggelar perayaan resmi malam pada malam pergantian tahun nanti.
“Kami tidak merayakan malam pergantian tahun baru, namun memfasilitasi kegiatan ibadah dan doa bersama,” ujar Rudy setelah melakukan pengecekan malam Natal bersama dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Cibinong, Rabu.
Kegiatan doa bersama itu, sambung dia, akan digelar pada 26 Desember 2025 dan kembali dilaksanakan pada 31 Desember 2025.
Tepatnya pada 31 Desember 2025, doa bersama dilaksanakan setelah salat Magrib hingga salat Isya berjamaah.
Sejumlah lokasi kegiatan tersebut, antara lain Masjid Baitul Faizin dan Masjid Raya Pakansari.
Menurut Rudy, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bersama menyambut tahun baru dengan suasana yang lebih khidmat. Kegiatan itu juga digelar untuk menghindari konsentrasi massa yang berlebihan pada malam pergantian tahun.
Pemerintah daerah tetap menghormati aktivitas masyarakat, namun mengimbau agar dilakukan secara tertib dan aman.
“Kami berharap masyarakat mengisi malam tahun baru dengan kegiatan yang membawa ketenangan dan kebersamaan,” tegas Rudy.





