BOGORONLINE.com – Di balik gemulai gerakannya dan parasnya yang menawan, Clarisya Audrey Annabelle Boru Pangaribuan membuktikan bahwa generasi Z mampu menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya lokal. Siswi SMA Kosgoro Kota Bogor ini sukses meraih Juara 1 sekaligus menyabet gelar Juara Umum dalam ajang “Kharisma Budaya Istimewa” yang digelar di Mal Plaza Jambu Dua, Minggu (8/2/2026).
Acara pasanggiri tari jaipong ini merupakan kolaborasi apik antara Sanggar Kharisma Bogor Berbudaya dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini digelar khusus untuk menyemarakkan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 PWI.
Clarisya, gadis kelahiran 3 Maret 2009, bukanlah nama baru di dunia seni tari. Anak ketiga dari empat bersaudara ini telah mengoleksi puluhan trofi, mulai dari tingkat kota hingga internasional.
Puncaknya, pada ajang Kharisma Budaya Istimewa kali ini, ia kembali mengukuhkan dominasinya di atas panggung jaipong.
“Setiap hari adalah kesempatan baru untuk sukses. Saya selalu berusaha menjadi versi terbaik dari diri saya sendiri di setiap penampilan,” ujar Clarisya saat ditemui usai menerima piala kemenangan, Minggu (8/2).
Perjalanan karirnya dimulai sejak kelas 1 SD. Meski awalnya sempat gagal meraih juara, semangatnya tidak surut. Ia bahkan rela menempuh jarak jauh dan pulang malam demi berlatih di sanggar.
Ketekunan itu membuahkan hasil manis, termasuk kesempatan emas mewakili Indonesia di Festival Internasional Yilan, Taiwan pada tahun 2023 lalu.
Tidak hanya mahir menari, Clarisya juga menunjukkan jiwa kepemimpinan di usia yang baru 16 tahun. Ia kini mengelola Sanggar Kencana Maheswari yang didirikannya hampir dua tahun lalu. Berawal dari melatih ekstrakurikuler di SDN Neglasari, kini ia membina 21 anak didik dari usia dini hingga remaja.
Ia menjelaskan bahwa tujuannya membangun sanggar adalah agar teman-teman sebayanya tidak hanya sekadar bisa menari, tetapi juga mampu meraih prestasi.
“Saya ingin menginspirasi generasi muda untuk mencintai budaya sendiri. Lewat tarian, kita bisa membangun komunitas dan memberikan dampak positif,” tambah gadis yang hobi traveling ini.
Senada dengan hal tersebut, Clarisya berpesan kepada rekan-rekan generasinya (Gen-Z) agar tidak takut bermimpi besar dan tetap konsisten meskipun jalan yang ditempuh terasa sulit.
“Nikmati setiap proses untuk meraih cita-cita. Jangan takut mencoba hal baru yang positif, karena kita tidak pernah tahu apa yang menunggu di ujung perjuangan nanti,” pesannya dengan penuh semangat.
Dengan balutan pakaian tari yang indah dan deretan prestasi yang mentereng, Clarisya Audrey menjadi bukti nyata bahwa di tangan Gen-Z yang tepat, budaya Sunda seperti Jaipong akan tetap bersinar dan mendunia.
Tentang Clarisya Audrey:
* Nama Lengkap: Clarisya Audrey Annabelle Boru Pangaribuan
* Pendidikan: SMA Kosgoro Kota Bogor (Kelas 11)
* Prestasi Utama: Juara 1 Jaipong ISBI Bandung (2024), Juara Umum TMII (2023-2024), Delegasi Internasional Taiwan (2023), Juara Umum Kharisma Budaya Istimewa HPN 2026.
* Aktivitas: Pelatih Tari, Konten Kreator, Influencer, dan Duta Seruni Skincare.





