BogorOnline.com – KLAPANUNGGAL
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor dampingi anak korban dugaan pencabulan okum guru SD Lulut.
Hal itu seperti penjelasan Sekdis P3AP2KB Pemkab Bogor Asep Fahrudin mengatakan, pihaknya sudah menerima aduan dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut dan sedang melakukan koordinasi dengan intansi terkait.
“Untuk korbanya sekarang sudah dikoordinasikan langsung oleh kepala UPT DP3AP2KB,” ujarnya saat dihubungi Wartawan belum lama ini.
Asep menambahkan, untuk korban pihaknya akan melakukan pendamping melalui, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Bumi Tegar Beriman guna mengambil langkah selanjutnya.
“Itu korbannya akan dibawa ke P2TP2A,” tegasnya.
Sebelumnya, Kasat Reskrim (Kepala Satuan Reserse dan Kriminal) Polres Bogor AKP Teguh Kumara mengatakan, terkait dugaan pencabulan diduga dilakukan oleh salah se orang oknum guru Sekolah Dasar (SD) Lulut sudah masuk dalam proses lidik dan menerima laporannya dan rujukan pemeriksaan visum.
“Sudah kita terima laporannya, sekarang dalam lidik,” singkatnya saat dihubungi bogorOnline.com Kamis (1/2/04).
Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 01 Lulut Jaamin mengatakan, pihaknya memang sudah mengetahui terkait dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh salah se orang oknum guru di sekolahnya yang sudah masuk laporan ke Polres Bogor.
“Kami musyawarahkan dulu, walaupun saya tahu ada dugaan cabul tersebut,
musyawarahkan ya bang,” singkatnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui WhatsApp Messenger (WA) pribadinya Kamis (1/2/04).(rul)





