BOGORONLINE.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim selalu menyempatkan untuk berinteraksi dengan anak-anak, pemuda dan orang tua ketika melakukan kunjung ke wilayah.
Pesan yang selalu disampaikan dalam interaksi itu adalah menjaga lingkungan serta pengembangan sumber daya manusia.
Seperti yang dilakukan Dedie Rachim saat kick off gerakan berbasis masyarakat dalam hal pelestarian lingkungan dalam program “Deudeuh ka Lembur” di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (15/6/2025).
Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim menguji kejujuran anak-anak dalam menjaga kebersihan yang diawali dengan pertanyaan keinginan anak-anak terkait kondisi lingkungan tempat tinggalnya.
Dimas (10), dengan berani maju ke depan menjawab pertanyaan Wali Kota Bogor yang menginginkan kampungnya lestari.
“Pingin (lemburnya) bersih dan nyaman, saya suka bebersih tapi jarang,” ujar bocah yang bercita-cita sebagai pemain bola itu.
Selain Dimas, ternyata anak-anak yang lain pun menyampaikan hal yang sama agar kampungnya bersih, rapi, ama, dan damai.
Dedie Rachim menuturkan, bahwa anak-anak harus terus diedukasi tentang kebersihan dan membiasakan diri untuk disiplin, menjaga kebersihan, dimulai dengan bangun pagi, membereskan tempat tidur, ikut membantu bersih-bersih dan sebagainya.
“Jadi ini harapan anak-anak yang ingin bisa menikmati alam lingkungan, untuk itu kita harus bersama-sama mampu mempertahankan kelestarian alam. Insyaallah kalau itu terjadi, anak- anak dan masyarakat akan menikmati kondisi nyaman dan aman seperti saat ini,” ujar Dedie Rachim.
Ia menambahkan, bahwa langkah kecil, edukasi melalui hal-hal sederhana ini akan terus berbekas dan terpatri pada diri anak-anak untuk disiplin dalam menjaga kebersihan.
“Mudah-mudahan cita-cita anak-anak ini bisa didengar. Maka hari ini kita canangkan Bogor Bersin, tidak boleh ada anak-anak, semua orang yang buang sampah sembarangan, tidak boleh ada lagi yang buang sampah ke saluran air, ke sungai, tidak boleh ada lagi orang yang tidak peduli dengan lingkungan, jadi ini modal kita Deudeuh ka Lembur,” ucapnya.
Sebab, lanjut Dedie Rachim, gerakan berbasis masyarakat Deudeuh ka lembur ini menjadi bagian dari nilai/value yang dimiliki masyarakat Kota Bogor untuk mencintai kebersihan demi kelestarian alam.





