Dewan Komisi I Jabar Bakal Kawal dan Evaluasi Klaim Dinas Kominfo Soal Jaringan Daftar Online Mumpuni SPMB 2026

Daerah1 views

KOTA BANDUNG, Bogoronline.com – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Dedi Aroza menegaskan bakal mengawal ketat sekaligus mengevaluasi total pelaksanaan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK 2026, khususnya untuk jalur sekolah Manusia Unggul (Maung) yang akan dimulai pada Senin, 25 Mei 2026.

​Langkah pengawasan ini merespons pernyataan optimistis Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Adi Komar, yang mengklaim bahwa pihaknya telah menyiapkan infrastruktur jaringan mumpuni dan tangguh demi mengantisipasi gangguan teknis seperti server down atau error akibat lonjakan akses pendaftar.

​Dedi Aroza menyatakan bahwa legislatif akan melihat langsung pembuktian dari ketangguhan sistem tersebut dalam masa perjalanannya nanti. Mengingat pada tahun-tahun sebelumnya, kendala server drop kerap menjadi persoalan klasik yang berulang saat puluhan ribu masyarakat mengakses situs pendaftaran secara bersamaan.

​”Ketika Kepala Dinas sudah mengatakan itu mumpuni, nanti kita lihat saja dalam perjalanannya. Toh tetap perlu dievaluasi nanti ketika ada problem (permasalahan),” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026).

​Menurut politisi PKS ini, digitalisasi dalam sistem penerimaan murid baru sejatinya bertujuan demi memberikan kemudahan bagi masyarakat luas untuk mengakses layanan pendidikan. Namun, ia mengingatkan bahwa Diskominfo Jabar bertindak sebagai penyedia perangkat teknis, sementara operasionalnya di lapangan menuntut kolaborasi yang kuat dan solid bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat.

​”Jadi, nanti ada pun permasalahan, nanti kita evaluasi di Diskominfo terkait dengan sistem penerimaan online-nya. Tapi kan Diskominfo ini hanya menyiapkan perangkatnya. Operasionalnya tentu ini kan kolaborasi antara Diskominfo dengan Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi Aroza membeberkan bahwa hingga menjelang pembukaan pendaftaran ini, pihaknya belum menggelar Rapat khusus bersama Diskominfo Jabar guna membahas serapan anggaran APBD Jabar terkait penyiapan perangkat SPMB tersebut.

“Hal ini dikarenakan fokus kerja legislatif belakangan ini masih tersedot pada agenda persiapan Pemilu dan Pilkada bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU),” tukasnya.

​Kendati demikian, Komisi I memastikan kesiapan sistem penerimaan online yang dirancang Diskominfo ini akan segera masuk ke dalam agenda pembahasan meja kerja dewan untuk dibedah secara mendalam.

​”Terkait dengan PPDB (SPMB), terkait dengan sistem yang dibuat oleh Dinas Kominfo, nanti jadi bahan bagi kitalah untuk kita perdalam (di komisi),” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *