Finalis Miss Grand, Dikenalkan Bisnis Perbankan

BABAKAN MADANG-

30 finalis miss grand Indonesia, diajak mengenali seluk beluk bisnis dunia perbankan dengan mengunjungi Institut Learning BCA. Selain produk-produk yang ditawarkan pada nasabah, ke 30 finalis diajak mengenali pemanfaatan teknologi informasi terkini yang dipakai dunia perbankan untuk meningkatkan pelayanan dan memudahkan nasabah bertransaksi.

“Kami merasa terhormat dan senang, BCA menjadi mitra gelaran Miss Grand Indonesia. Kunjung 30 finalis ke institut learning kami untuk mengetahui bagaimana roda bisnis perbankan dan pemanfaatn teknologi terkini, sekaligus memberikan informasi sejarah berdirinya BCA,” kata Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja, didampingi Direktur BCA Santoso dan Executive Vice President Learning and Development Lena Setiawati, kepada wartawan, Senin (16/07)

Jahja mengatakan, finalis Miss Grand Indonesia yang mewakili kaum muda istilah kerennya generasi millennia harus mengetahui perkembangan teknologi terkini yang digunakan di dunia perbankan. “Generasi millennia tentunya sudah akrab dengan teknologi, khususnya informasi. Nah, dengan mengunjungi Institut Learning BCA mereka akan lebih faham dan mengerti bagaimana dunia perbankan menjawab kebutuhan yang diinginkan generasi millennia,” ujarnya.

Jahja mengharapan dari kunjungan ini, para finalis yang berasal dari semua provinsi di Indonesia usai mengikuti kontes ini bisa menyampaikan semua ilmu dan pengalaman yang didapatkannya, ketika mereka kembali kedaerah asalnya. “Ke 30 finalis ini sangat beruntung, karena tak semua orang bisa mendapatkan kesempatan belajar banyak ilmu termasuk soal dunia bisnis perbankan. Intinya kami ingin ilmu dan pengetahuan yang didapatkan selama kontes ditularkan kepada generasi muda yang ada di daerah asalnya,” katanya.

National Director Miss Grand Indonesia Dikna Faradiba menambahkan, para finalis ini mewakili generasi millennia, di mana mereka biasanya ingin segala praktis dan mudah, termasuk saat bertransaksi perbankan. “Dari kunjungan ini, para finalis menjadi tahu, jika teknologi terkini sudah mutlak dikuasai dunia perbankan,” katanya.

Selain itu, kata Dikna, finalis diberikan pemahaman, bila bisnis perbankan tidak hanya tempat untuk menyimpan uang, tapi elemen penting dalam menggerakan roda perekonomian bangsa. “Sektor perbankan kan peranannya sangat penting dalam menggerakan perekonomian. Ini yang harus diketahui semua finalis,” jelasnya.

Finalis asal Provinsi Sumatera Utara, Vivi mengaku senang, lantaran dirinya bisa langsung mempelajari soal bisnis yang dijalankan perbankan. “Selama ini kan kita tahunya tinggal bertransaksi saja tidak tahu, bagaimana teknologi terkini diterapkan. Kunjungan ke Institut Learning BCA sangat berkesan, karena kami mendapatkan banyak ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat,” katanya.(rul)