Diskusi Panel HUT PGRI, Atang: PTM Terbatas harus Matang dan Maksimal

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menghadiri acara Diskusi Panel, yang digelar di Executive Lounge RSJMM Heritage Golf Field, pada Kamis (21/10/2021). Acara tersebut dalam memperingati hari jadi ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Acara yang diselenggarakan PGRI Kota Bogor ini dibuka oleh Walikota Bima Arya dan mengusung tema “Pentingnya Pendampingan Psikologis dalam Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas pada Era Normal Baru”.

Sebagai narasumber dalam diskusi, Atang mengungkapkan bahwa PTM Terbatas merupakan salah satu hal yang sangat dinantikan oleh peserta didik. Karena hampir dua tahun, mereka kehilangan momen bercengkerama dengan teman-teman sekolah dan gurunya.

Selama itu pula, kata Atang, mereka lebih banyak berinteraksi dengan gadget. Sehingga penting untuk menjaga psikologis anak agar bisa menjalani PTM Terbatas secara maksimal.

“Kan sudah hampir dua tahun tidak masuk ke sekolah, kemudian mereka merasakan kehilangan ketika tidak bertemu gurunya, teman-temannya. Maka ketika masa itu tiba (PTM Terbatas) tentu pelaksanaannya harus maksimal dan matang agar anak-anak terimpresi dengan baik,” ungkap Atang.

Dirinya sebagai orang tua dengan empat orang anak mengaku merasakan momen dimana anak-anaknya sangat antusias menyambut PTM Terbatas. Hanya saja, Atang menilai terdapat perbedaan respon psikologis di antara anaknya yang duduk di bangku SMA, SMP dan SD dalam menyambut PTM Terbatas tersebut.

“Sehingga memang perlu penanganan dan perlakuan yang berbeda terhadap anak-anak tergantung jenjang pendidikannya. Pendampingan psikologis dan relasi sosial ini penting, apalagi pendidikan ke depan perlu memperkuat pembinaan jiwa kepribadian anak didik,” paparnya.

Lebih lanjut, Atang menilai PTM Terbatas menjadi momentum untuk menggapai Indonesia Emas 2045. Meski pandemi Covid-19 menjadi akar masalah sektor pendidikan saat ini, namun ia yakin setiap masalah pasti ada solusinya.

“Maka, apabila kita ingin Indonesia emas 2045 benar-benar terjadi, maka PTM saat ini menjadi milestone pendidikan calon pemimpin masa depan. Ada hikmah dari pandemi. Semoga pendidikan ke depan jauh lebih baik dengan sinergi dan kolaborasi,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Atang dan narasumber lain mendapatkan pin perlindungan anak dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor. (*/Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *