Cibinong- Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor mengumumkan bahwa wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) sudah masuk ke Kabupaten Bogor.
Kepala Diskanak Oetje Soebagdja menyampaikan, wabah itu ditemukan pertama kali di Kabupaten Bogor saat melakukan cek laboratorium pada hewan yang diduga terkena wabah PMK di pasar hewan Jonggol.
“Pada hari selasa ada gejala, seperti mulutnya berbusa dan kaki pada hewan itu luka-luka. Kita ambil sample untuk dicek laboratorium balai veteriner Subang. Kemudian, pada Rabu dinyatakan positif PMK,” kata Oetje kepada wartawan, Kamis (26/5).
Hingga saat ini sudah tercatat sebanyak 14 ekor hewan yang terkonfirmasi positif PMK di peternakan pasar Jonggol itu.
Menurut Oetje, hewan yang terkonfirmasi itu belum dipastikan dari mana asalnya, karena pasar hewan Jonggol itu merupakan salah satu pasar menampung hilir-mudik hewan yang ada di Kabupaten Bogor maupun di luar daerah.
“Kan kalau pasar hewan jonggol ada transaksi jual beli dimana-mana, sehingga kita cek, ternyata ada yang kena. Saya tidak memastikan itu (sapi) dari mana asalnya,” katanya.
Oetje mengingatkan kepada para peternak di Kabupaten Bogor untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dini dan melapor ke UPT terdekat jika ada indikasi penyakit PMK pada hewan ternak mereka.
“Kita sudah bikin surat edaran, jika ada gejala pada hewan seperti mulut berbusa, kaki, terus jatuh lemas dan tidak mau makan, segera laporkan ke UPT terdekat. Kita sosialisasikan ini ke masyarakat,” katanya.
Sementara, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner Diskanak Kabupaten Bogor, Hardy Hendriwan menyampaikan, belum ada laporan kematian pada 14 hewan ternak yang terkonfirmasi positif PMK itu. Ia mengaku Diskanak sigap melakukan langkah-langkah antisipatif adanya sebaran lanjutan kasus PMK di Kabupaten Bogor.
“Langkah yang sudah dilakukan, isolasi daerah/kawasan kasus, sosialisasi kepada masyarakat tentang PMK, desinfeksi, isolasi dan pengobatan pada yg positif. Kemudian kita monitoring dan pengawasan secara ketat di kawasan khusus,” katanya.





