RSUD Parung tak Kunjung Dibangun, Dewan Dapil V Tagih Janji Bupati

Parung – bogoronline.com – Warga Kabupaten Bogor khususnya yang bermukim di bagian utara, terpaksa harus berobat ke sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Bogor dan Depok. Pasalnya, hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Bogor tak kunjung mendirikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD.

“Warga Kabupaten Bogor yang ada di bagian utara itu, seperti anak tiri,  karena usulan agar Pemkab Bogor mendirikn RSUD tak kunjung direalisasikan, padahal sebagai warga Kabupaten Bogor, mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan warga yang tinggal di wilayah lainnya,” ungkap Mad Saleh, warga Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, Senin (01/08).

Untungnya kata Mad Saleh, kekesalan warga sedikit terobati, karena sekarang ini di wilayah utara berdiri sejumlah rumah sakit swasta, satu diantaranya RS Dompet Dhuafa di Kecamatan Kemang.

“Keberadaan RS Dompet Dhuafa itu banyak membantu warga, terutama dari keluarga tidak mampu. Namun demikian, jangan mentang-mentang ada RS swasta, Pemerintah Kabupaten Bogor seperti lepas tangan,” ujarnya.

Yusni Rivai, anggota DPRD asal Kecamatan Parung menegaskan akan menagih janji Bupati Nurhayanti. “Saya sebagai anggota DPRD yang tinggal di Parung, terkadang sering malu kepada masyarakat, karena dianggap mereka saya ini tak mampu memperjuangkan aspirasi warga, soal keinginan mereka agar di utara itu ada RSUD,” kata politisi PDI Perjuangan itu.

Yusni mengatakan, sebenarnya Pemerintah Kabupaten Bogor itu mampu mendirikan RSUD di wilayah utara, karena tiap tahunnya APBD selalu meningkat signifikan. Tapi, ironisnya, untuk membebaskan lahan saja, Pemkab Bogor seperti kesulitan. “Inilah yang membuat kami heran, padahal selama dua tahun ada anggaran yang tidak terserap yang nilainya mencapai Rp 1 triliun lebih,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Nurhayanti,  dihadapan Menteri Kesehatan Prof. dr. Nila Farid Moeloek, ketika pencanangan kampanye eliminasi kaki gajah tahun lalu mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor berencana membangun satu lagi RSUD di wilayah utara.

“Dari lima wilayah tinggal utara yang belum memiliki RSUD dan Pemkab Bogor sudah merencanakan untuk membangunnya, anggaran untuk pembebasan lahan akan kita alokasikan, sementar pembangunan fisiknya akan minta bantuan kepemerintah pusat,” tandasnya. (zah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *