BOGORONLINE.com, BEKASI KABUPATEN – Mutiara-mutiara terpendam di Perumahan Griya Pratama Mas (GPM), Rw 007, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, bermunculan. Selain olahraga, Volly Ball dan Bulutangkis, bidang seni musik tidak ketinggalan.
Setelah berhasil menggelar acara pentas musik Lintas Generasi beberapa waktu lalu, kini digelar lagi panggung Pentas Seni dan kreasi, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 94 Sabtu (29/10) besok.
Ketua Rw 07 Sukarna mengatakan, acara pentas seni dan kreasi kali ini, akan menampilkan musik tradisional modern, Campursari. Genre musik bernuansa tradisional khas Jawa itu, diprakarsai dirinya bersama sederet nama yang berkompeten pada bidangnya,
“Penampilan musik campursari ini, persiapannya mendadak. Tapi kami akan berupaya tampil maksimal. Itu karena, semua pemain sudah memahami, jadi tidak sulit mengarahkan,” kata Sukarna usai latihan pemantapan, Jumat (28/10) di Cikarageman.
Kekompakan dalam memainkan alat musik lanjut Sukarna, tidak diragukan lagi. Pasalnya, pemusik yang telah disiapkan seperti Sarjono sebagai player, Supriyono dan Narto, Gamelan, sangat mendukung.
Selain itu, sederet sinden bersama Ria Sound pimpinan Rusmadi semakin menambah kemeriahan penampilan nanti. Nama-nama seperti Wiwin, Suliatin, Lulu dan Mia juga menjadi penentu.
“Semua ini adalah mutiara terpendam yang baru muncul. Semoga kedepan, ada mutiara-mutiara baru yang berkiprah,” lanjutnya.
Sementara itu, salah satu pemain musik gamelan, Supriyono merasa senang dengan dukungan ketua RW 07. Karena, kemampuan memainkan alat musik tradisional dapat tersalurkan.
“Ini momen yang sangat dinanti, munculnya pagelaran Musik tradisional modern. Serasa di kampung halaman,” tandas Supriyono yang Putra Gunung Kidul Jogjakarta ini. (Soeft)





