BOGORONLINE.com – Wanita muda berinisial MS (27) menjadi korban hipnotis, wanita yang beralamat di daerah Pacilong, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal ini harus kehilangan uang yang telah dikumpulkannya senilai 23,5 juta, pada Senin (19/6/23).
Berawal dari pesan Whatsapp yang menawarkan pekerjaan paruh waktu dan bisnis sistem bagi komisi, kemudian pelaku melakukan panggilan telephone, nah dari sinilah korban mulai tidak sadar dan masuk dalam pengaruh hipnotis pelaku.
“Sekira pukul 16.00 WIB ada pesan Whatsapp masuk di hp saya dari orang yang gak dikenal, dengan menawarkan pekerjaan paruh waktu dengan menggunakan media youtube di internet dengan pemberian komisi. Lalu saya tanya, dapet dari mana no saya? Dan pelaku menjawab, bahwa kami banyak merekrut pekerjaan paruh waktu di internet, dan no didapat dari Departemen sumber daya manusia,” tiru MS kepada media.
Tak berselang lama kata MS, si pelaku melakukan panggilan telpon, menurutnya dari sinilah mulai kehilangan kesadaran dan menuruti semua perintahnya.
“Saya mulai terjebak dalam pengaruh hipnotisnya, dan melalukan semua yang diperintahkannya melalui sambungan tlpn. Mulai diminta transfer diawali dengan nominal 1,5 juta, 7 juta dan dua kali 7,5 juta, hingga total 23,5 juta rupiah,” paparnya.
Dirinya tersadar, saat melihat saldo di M-banking salah satu Bank Swasta yang tinggal 200 ribu rupiah. Kaget bercampur panik saat itu, apalagi sempat mengecek situs Kominfo, ternyata norek pelaku sudah terdata dan terindetifikasi sebagai penipu.
“Saya baru tersadar dari pengaruh hipnotis, saat menyadari saldo saya tinggal 200 ribu lagi itu sekitar pukul 18.00 wib dan kemudian saya menyampaikan kepada keluarga atas kejadian tersebut,” ucapnya.
Dengan kejadian tersebut, korban melaporkan di Polresta Bogor Kota pada Senin, 19 Juni 2023 pukul 08.30 wib, dengan didampingi keluarga dengan no LP/B/413/VI/2023/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JABAR. (*)





