Rumpin – DPK KNPI Rumpin memilih untuk tidak menjadi panitia HUT RI ke-78 di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan karena kekecewaannya terhadap ketua APDESI Rumpin yang meragukan potensi Pemuda untuk memeriahkan acara tahunan itu.
Ketua KNPI Rumpin, Munzir Tamam menyebut, sebelumnya dirinya ditunjuk sebagai ketua bidang kepanitiaan olahraga untuk meramaikan HUT RI 78 di Kecamatan Rumpin. Namun, dirinya undur diri karena ucapan ketua APDESI tersebut.
“Saya sangat kecewa dengan Ketua APDESI Rumpin, yang bagi kami sangat meragukan kemampuan Pemuda dan pihak keamanan dengan alasan klasik terutama soal sepak bola antar,” kata Munzir, Senin 17 Juli 2023.
Ia menyebut, turnamen sepakbola yang digagasnya mestinya didukung penuh oleh pihak panitia untuk wadah pencairan bakat pemain sepakbola di setiap desa.
Namun, upaya itu tidak sama sekali didengar oleh panitia, sehingga turnamen itu urung dilakukan. Padahal, kata dia, para pemuda sudah mempersiapkan secara matang konsep dalam turnamen tersebut.
“Kami juga sudah mempersiapkan segala kebutuhannya ,tapi alangkah lucunya malah meragukan keamanan,” tutur dia.
Menurut dia, ketua APDESI harus dievaluasi tentang keraguannya terhadap pemuda yang dianggap tidak mampu mengatasi dan menghandle acara turnamen itu.
Senada, Ketua Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) Wildan Muholad mengaku keputusan ketua APDESI dalam memutuskan sepihak akan menjadi gejolak sosial antara pemuda dan instansi pemerintah.
” Upaya meniadakan lomba yang sudah tersusun adalah upaya ketidakhadiran dan sinergitas Ketua APDESI dengan para kepala Desa dan pemuda Se-kecamatan Rumpin,” papar dia.
“Sudah dipastikan banyak pemain bola yang kecewa dengan tidak profesionalnya ini di saat sudah majunya cara berfikir dan cara pandang para pemuda masa kini,” tutup dia.





