BOGORONLINE.com, BEKASI KABUPATEN – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI 78, di Perumahan Griya Pratama Mas (GPM), Kampung Sadang, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, meriah. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan warga setempat, kembali dilakukan setelah terhenti beberapa waktu lantaran merebaknya wabah pandemi mematikan, corona virus disease 2019 (Covid-19).
Perayaan HUT RI dengan berbagai kegiatan, telah menjadi tradisi anak negeri. Dari tahun ke tahun, selalu menampilkan permainan rakyat, diantaranya makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, membawa kelereng diatas sendok, dan beberapa permainan termasuk joget balon yang diikuti emak-emak anggota Kerukunan Ibu-ibu (Ruki).
Kegiatan di Rt 008 diserahkan sepenuhnya kepada anggota Karang Taruna (Kartun) dengan Hanif Maris sebagai ketua. Sementara, anggotanya, Adillah, Siti Khanifa, Antika, Aidi, Alfiah dan Sobron.
“Seperti tahun sebelumnya, tahu ini pun, cukup meriah. Pelaksanaan diserahkan sepenuhnya kepada kami anggota Kartun Beberapa adik-adik yang masih sekolah tingkat SMA dilibatkan” kata Ketua Panitia, Hanif Maris disela-sela acara, Kamis (17/8).
Lanjut dia, tugas yang diberikan warga melalui pengurus Rt 08, dilaksanakan dengan baik. Namun, ada beberapa tugas yang harus dikerjasamakan dengan pengurus kerukunan ibu-ibu (Ruki) bersama anggota yang lain.
“Kami senang dan semangat atas kegiatan dengan kepercayaan penuh. Walau demikian, keterlibatan pengurus ruki, ikut mengarahkan tetap kami butuhkan,” lanjutnya.
Ketua Ruki 08 Adha Ninggar ikut bangga melihat kekompakan anggota Karang Taruna 08. Mulai persiapan sampai pelaksanaan, semua berjalan sesuai harapan.
“Saya ikut bahagia melihat kekompakan anak-anak Karang Taruna 08. Apalagi, kegiatan dari pagi sampai sore, cukup melelahkan. Tapi mereka tetap semangat,” tutur Mba Ning panggilan akrabnya.
Mendengar kegiatan perayaan HUT RI 78, Ketua Karang Taruna Desa Cikarageman, Narim Marjuki mengapresiasi. Kata dia, kegiatan yang digelar warga GPM khususnya Karang Taruna 08, sangat positif.
“Kegiatan seperti itu, memberi kepercayaan penuh kepada pemuda anggota Karang Taruna, sangat positif. Orang tua atau pengurus Rt dan Rw tinggal mengawasi. Biarkan mereka, para pemuda berekspresi saat melakukan kegiatan,” tandas Narim usai mengikuti upacara bendera HUT RI 78 tingkat Kecamatan Setu. (Soeft)





