Badan Kajian UPH, Kota Miliki Human Oriented Design

Kota Bogor – bogorOnline.com

Universitas Pelita Harapan (UPH), Yang juga masih tergabung dengan Lippo Group. Saat ini sedang merencanakan untuk membuat Badan Pengkajian Independen. Badan pengkajian ini dirasa penting untuk mengkaji sebuah kota, Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Pengkajian Alwi Sjaaf kepada Walikota Bogor.

 

Alwi Sjaaf mengatakan, dalam pengambangan sebuah kota harus dilakukan dengan studi yang jelas dan komprehensip. Sehingga ketika kota berkembang dan dibangun sudah tertata dengan rapi. Badan pengkajian ini bersifat independen dan kajian dilakukan secara objektif bagi kebutuhan kota dan masyrakat setempat.

 

“Pengkajian dilihat dari demografi, lalulintas, arus transportasi dan kehidupan masyarakatnya. Apakah di sebuah kota ini baik jika dibangun mall, apakah titik tersebut cocok jika dibangun hotel atau rumah sakit,” ujar Alwi seusai audiensi kepada wartawan, Selasa (9/2/16).

 

Hasil dari pengkajian ini tentu akan berdampak pada pembangunan kota di masa depan, Karena dari hasilnya akan dapat menarik konsep pembangunan yang human oriented design. Yakni pembangunan bersumber pada penggunanya (manusia) seperti lebih ramah untuk pejalan kaki, pengguna sepedah, pedagang dan lainnya. “Banyak ranah yang harus diperbaiki. Karena kebanyakan pembangunan di Indonesia dilakukan di pusat kota,” jelas Alwi.

 

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya menanggapi positif adanya Badan Kajian ini. Menurutnya kota-kota di Indonesia memang sedang mengalami permasalah yang sama. Seprti overload, tidak bersahabat dan bahkan tidak manusiawi akibat terlalu padat dengan kendaraan yang tentunya menimbulkan polusi.

“Bagus kalau memang ingin mengkaji, Jadi bisa bersama-sama mengkaji dan dimatangkan konsepnya,” pungkasnya.(bunai)