Pengangguran Tinggi Akibat SDM Rendah

Cibinong – Tingginya angka pengganguran di Kabupaten Bogor, disebabkan rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) warga Bumi Tegar Beriman, akibatnya banyak perusahaan yang berdiri di Kabupaten Bogor terpaksa merekrut tenaga kerja dari luar daerah.
“Di Kabupaten Bogor ada sekitar 2.596 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, namun tenaga kerjanya mayoritas bukan warga Kabupaten Bogor, melainkan dari daerah-daerah di luar seperti Kota Bogor dan Depok,” kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Yous Sudrajat, Minggu (14/2).
Menurut Yous, alasan perusahaan merekrut tenaga dari luar kabupaten, lantaran mereka menilai kualitas SDM yang ada di sekitar perusahaan tak cukup mempuni untuk dipekerjakan. “Perusahaan lebih memprioritaskan pekerja yang siap pakai atau memiliki skil, ketimbang warga sekitar yang tidak memiliki keahlian,”ujar mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) itu.
Yous juga menyebutkan, dari data Disosnakertrans, angka pengangguran di Kabupaten Bogor pada tahun 2013 menembus angka 2.131.147 orang. Dan di tahun 2015 mengalami penurunan hingga mencapai 0.35 persen atau menjadi 2.100.037 orang.
Data tersebut, kata Yous sebagai bukti warga Kabupaten Bogor tidak memiliki tempat di setiap perusahaan yang ada Bumi Tegar Beriman karena keterbatasan keahlian yang dimiliki. “Jumlah pengangguran yang begitu tinggi di Kabupaten Bogor menandakan perusahaan-perusahaan lebih memilih mempekerjakan warga di luar Bogor,” ungkapnya.
Meski begitu, Yous optimis jika pada tahun 2018 mendatang jumlah pengangguran di Bumi Tegar Beriman akan mengalami penurunan. Karena menurut dia, Pemkab akan membuka beberapa Balai Latihan Kerja (BLK). “BLK ini kami jadikan untuk mencetak tenaga-tenaga kerja siap pakai,” pungkasnya. (zap)